Manna, Bengkulu Selatan; 2 orang anak dibawah umur warga Desa Selali AB (14) pelajar SMP kelas IX dan RIS (13) Pelajar Kelas VI SD yang ditangkap Polsek Pino Raya karena diduga merupakan pelaku pencurian motor (Curanmor) Yamaha Mio BD 4180 BU milik salah seorang warga Desa Selali Kecamatan Pino Raya Suhan (55), Sehingga korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp.6.000.000,-.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Ordiva, S.IK melalui Kapolsek Pinoraya Iptu Sugiyo membenarkan atas adanya kejadian Curanmor dengan korban Suhan (55) yang mengalami kehilangan motor Yamaha Mio CW sporty BD 4180 BU yang terparkir didalam rumahnya,”Ujar Kapolsek.

pelaku-curanmor-selali
Pelaku Curanmor AB (14) (Kanan), RIS (13) (Kiri) mereka merupakan pelajar SMP da SD di Kecamatan Pino Raya

Dijelaskan Kapolsek, Pada Selasa 18 Oktober 2016 telah terjadi tindak pidana Curanmor dengan kronologis kejadian sekira pada pukul 19.00 wib korban Suhan bersama istrinya pergi kerumah tetangganya Arjan yang berjarak lebih kurang 300 meter dari rumah korban. Kemudian sekira pada pukul 22.15 wib korban bersama istrinya pulang dan terkejut ketika memasuki rumah ternyata motor yamaha Mio CW Sporty yanag terparkir didalam rumahnya sudah tidak ada lagi.

Atas kejadian tersebut korban langsung melapor ke Mapolsek Pino Raya, mendapati laporan tersebut Anggota Polsek langsung melakukan olah TKP dan mengetahui identitas pelaku. Pelaku ditangkap saat mereka sedang berada di rumahnya masing-masing sekira pada pukul 02.00 wib dini hari tadi (19/10) di Desa Selali.

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Pino Raya, kedua pelaku pun sudah mengakui perbuatannya,”tutur Kapolsek.

Dari keterangan tersangka, melakukan pencurian tersebut dengan cara mencongkel jendela bagian depan rumah korban dengan sebilah pisau, kemudian keluar membawa sepeda motor tersebut melalui pintu belakang dengan terlebih dahulu mengambil kontak motor yang dikaitkan korban pada dinding rumahnya. Selanjutnya pelaku membawa motor tersebut kearah Maras Kabupaten Seluma, setelah itu motor disembunyikan dirumah Adat desa Selali.(SAR)