Manna, Bengkulu Selatan; Sementara Pemerintah dalam proses mempersiapakan Perda Tuak, dengan gencarnya juga pengedar tuak melancarkan aksinya untuk memasarkan tuak diwilayah hukum Polres Bengkulu Selatan. Namun naas bagi salah seorang pengedar tuak yang dikejar oleh aparat Polsek Pino Raya, 2 jerigen tuak siap edar harus diamankan oleh Anggota Polsek Pino Raya.

Selasa sore (4/10), anggota Polsek Pino Raya kembali menggagalkan tuak siap edar sebanyak 60 liter masuk ke wilayah hukum Bengkulu Selatan (BS). Tuak tersebut diangkut dalam dua jerigen kapasitas 30 liter yang dipasok dari Kabupaten Seluma dengan menggunakan motor.

Kapolres BS AKBP Ordiva, S.IK, melalui Kapolsek Pino Raya Iptu. Sugiyo, mengatakan tuak sebanyak dua jerigen kapasitas 30 liter diamankan anggota polsek saat diangkut dengan motor ketika melintas di depan Mapolsek Pino Raya, Selasa sore (4/10). Sedangkan pengendara motor yang mengangkut tuak tersebut berhasil kabur dari kejaran polisi.

“Mengetahui polisi sudah menunggu di depan Polsek, pengendara tidak menghentikan motornya. Lalu dikejar oleh anggota, saat kejar-kejaran itulah dua jerigen tuak terjatuh,” jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, berkat adanya informasi dari masyarakat bahwa adanya minuman jenis tuak yang diangkut dari Seluma dengan menggunakan motor untuk dipasarkan di Bengkulu Selatan. Atas informasi tersebut, anggota langsung bersiaga di depan Polsek.

“Ternyata laporan dari masyarakat benar, dan anggota Polsek berhasil mengamankan 2 jerigen tuak siap edar, namun pengendara motor berhasil kabur,”tutup Kapolsek.(SAR)