Bengkulu Selatan, Bengkulu; Usaha keras yang dilakukan Polres Bengkulu Selatan untuk memberantas peredaran Narkotika patut dibanggakan. Ini dibuktikan setelah Satnarkoba Polres Bengkulu Selatan berhasil mengamankan 3 tersangka narkoba yaitu AF (41) warga Jl.letnan tukiran, Pematang Bangau Kecamatan Kota Manna, AG (33) warga Kelurahan Gunung Mesir, He (37) warga Jl.Let.Sulik Kelurahan Padang Kapuk Kecamatan Kota Manna.

Penangkapan yang dilakukan satnarkoba Polres Bengkulu Selatan pada hari sabtu 13 Agustus 2016 sekira pukul 13.00 wib, Af yang digerbak dirumah orang tuanya Jl. Sersan M.Taha Kecamatan Pasar Manna ketika sedang mengkonsumsi barang haram tersebut diteras rumah orang tuanya , dalam penangkapan AF disertai dengan barang bukti shabu seberat 0,07 gram, satu Bong ,3 pipet, 2 korek api, 1 samsung android, dan 1 buah jarum.

Setelah diinterogasi oleh anggota satnarkoba Af mengaku mendapatkan shabu dengan membeli kepada Ag seharga Rp.200 rb satu paket itupun harga untuk teman. Berdasarkan informasi yang didapat dari Af , Anggota satnarkoba Polres Bengkulu Selatan melakukan pencarian. Hanya dalam waktu lebih kurang 2 jam pada hari yang sama sekirar pukul 15.00 wib anggota satnarkoba Polres Bengkulu Selatan berhasil meringkus AG dan He disaat mereka sedang menembak burung dikebun He yanag terletak didesa Padang Lebar Kec.Pino Kabupaten Bengkulu Selatan.

Dalam pengakuan tersangka AG, ketika membeli barang haram tersebut bersama dengan HE. Barang haram tersebut didapat dari luar Kabupaten Bengkulu Selatan. Dalam keteranngannya AG dan He membeli shabu dengan Fe salah seorang warga Padang Guci Kabupaten Kaur seharga 800 ribu untuk 2 paket dengan mengunakan uang AG.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK Melalui Kasat Narkoba Iptu Ahmad Khairuman, SE mengatakan, Fe alias mamang ini merupakan DPO kita dan akibat perbuatan mereka, tersangka narkoba AG dan He diancam pasal 114 (ayat) 1 Undang-Undang Republik Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan Paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1 milyar dan paling banyak Rp 10 milyar. Sementara tersangka Af diancam pasal 112 (ayat) 1 Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika denagn pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp.8 milyar,” Ujar kasat narkoba.(SAR)