Manna, Bengkulu Selatan; 4 Pusat Kesahatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Bengkulu Selatan mendapatakan bantuan kendaraan operasional puskesmas keliling (pusling) jenis kijang innova. Bantuan yang bersumber dari saldo Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2015 dan DAK tahun anggaran 2016. Hal ini di sampaikan Novianto, S.Sos melalui Kasubag Perencanaan Dinkes Yudan Harto, S.Kep, M.Si ketika penyerahan kendaraaan Pusling oleh Bupati Bengkulu Selatan H. Dirwan Mahmud, SH di Rumah Dinas Bupati.

pusling“Sebanarnya jumlah pengadaan kendaraan pusling ada 9 unit, namun baru 5 unit yang sudah siap untuk di operasionalkan dan hari ini Bupati menyerahkan kendaraan tersebut ke 4 puskesmas yang menerima yaitu, puskesmas Kayu Kunyit Kecamatan Manna, Puskesmas Pasar Manna, Puskesmas Kota Manna, dan Puskesmas Masat Kecamatan Pino. Sementara untuk 1 unit tetap di rumah dinas untuk di standby kan,”terang Yudan.

Diakatakan Yudan, dari 9 unit yang di pesan, baru 5 unit yang telah tiba dan langsung di berikan kepada puskesmas penerima. Sementar 4 unit lagi merupakan kendaraan jenis double gardan yang diperuntukan untuk wilayah sulit terjangkau dengan kendaraan biasa. Dalam artian diwilayah puskesmas tersebut masih terdapat daerah yang sulit terjangkau. Dari 9 Unit kendaraan tersebut menyerap anggaran Rp.1,7 Milyar untuk 5 unit kendaraan jenis kijang innova dan Rp. 1,8 Milyar untuk 4 kendaraan double gardan. Khusus untuk puskesmas Desa Sulau akan dianggarkan pada 2017 mendatang.

pusling-3Bupati Bengkulu Selatan H. Dirwan Mahmud, SH ketika memberikan arahan kepada para petugas puskesmas yang menerima bantuan kendaraan tersebut mengatakan, agar kiranya kendaraan tersebut dapat dijaga dan dirawat sehingga bisa beroperasi lebih lama untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Silahkan kendaraan tersebut digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat Bengkulu Selatan secara umum. Tentu harus diimbangi dengan tenaga-tenaga kesehatan yang merata di setiap puskesmas,”ujar Bupati.

Saat ini banyak tenaga kesehatan hanya menumpuk di satu puskesmas seperti contohnya di puskesmas Kota Manna yang jumlah tyenaga kesahatannya mencapai 83 orang sementara di puskesmas lain yang didaerah terpencil hanya bebrapa orang saja.

“Penumpukan tenaga kesehatan di puskesmas-puskesmas dalam kota jangan sampai terjadi, sesegera mungkin akan dilakukan pemerataan untuk PNS tenaga kesehatan. Ini untuk mengimbangi program pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara merata,”tegas Dirwan.(SAR)