Bengkulu Selatan, Bengkulu; Sebanyak 42 kelompok tani (poktan) di Bengkulu Selatan ikuti sosialisasi dan bimbingan kegiatan penanganan pasca panen tahun anggaran 2016 di aula Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Bengkulu Selatan. Berbagai macam alat pasca panen akan di bagikan untuk kelompok tani yang sebelumnya sudah mengusulkan untuk mendapatkan bantuan ke Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Bengkulu Selatan.

spandukHal ini disampaikan kasi tanaman pangan Distannak Bengkulu Selatan Haroni, SP kepada reporter radio artha di aula sebelum acara sosialisasi di mulai.

“Dalam acara ini nanti seluruh kelompok tani yang ikut akan diberikan bimbingan dan pelatihan agar bisa memanfaatkan alat pertanian pasca panen tersebut. Bantuan ini bisa di manfaatkan sebaik-baiknya dan dapat menunjang kegiatan petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya,” ujar Roni.

pesertaData terhimpun menunjukan masing-masing kelompok tani akan mendapatkan 1 unit alat pertanian pasca panen. Sebanyak 42 kelompok tani (poktan) tersebut tersebar di Bengkulu Selatan. Kecamatan Pino Raya 3 poktan, Kecamatan Pino 5 poktan, Kecamatan Ulu Manna 3 poktan, Kecamatan Manna 4 poktan, Kecamatan Bunga Mas 2 poktan, Kecamatan 2 poktan, Kecamatan Pasar Manna 2 poktan, Kecamatan Kedurang 4 poktan, Kecamatan Kedurang Ilir 4 poktan, Kecamatan Seginim 8 poktan, dan Kecamatan Air Nipis 5 poktan. Adapun alat pertanian yang akan diberikan kepda 42 poktan berupa 10 unit Combine Harvester Kecil (alat Panen), 16 unit Power Thereser, 10 unit Power Thereser multi Guna, dan 6 unit Cron Sheller (alat perontok jagung).

poktanAcara sosialisasi yang menghadirkan nara sumber dari Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu Ir.Yani Kasi Pengembangan Palawija, dan Ir. Fauziah, M.Si kasi Pengembangan Serealia (padi-padian). Sebagai pemateri dalam sosialisasi itu Ir. Yani memberikan bimbingan tekhnis administrasi sementara Ir.Fauziah, M.Si memaparkan program Dinas Pertanian provinsi Bengkulu diantaranya memberikan bantuan kepada poktan berupa alat-alat pasca panen dan mengharapkan alat pertanian yang diberikan tersebut bisa dipelihara. Bukan hanya itu, Ir.Fauziah juga mengatakan Bengkulu Selatan Mendapatkan tambahan bibit jagung untuk lahan seluas 2000 ha yang sumber dananya dari APBN-P Tahun 2016. Dan untuk poktan yang mendapatkan bantuan Cron Sheller agar segera membuat usulan atau proposal di sampaikan ke Distannak Bengkulu Selatan.

poktan 2Sementara dari Distannak Bengkulu Selatan yang menjadi nara sumber adalah Kasi Tanaman Pangan Haroni, SP yang menjelaskan kebijakan pemerintah daerah Bengkulu Selatan untuk peningkatan Sektor Pertanian dan ini bersinergi dengan program Distan Provinsi. Pemda Bengkulu Selatan akan memprioritaskan sektor pertanian melalui APBD Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Alat pertanian yang diberikan mudah-mudahan bisa bermanfaat dan dapat meningkatkan produksi pertanian serta dapat memelihara alat tersebut dengan baik,”kata Roni.(SAR)