Manna, Bengkulu Selatan; Cuaca extreem yang melanda Bengkulu Selatan beberapa hari terakhir membuat pohon dan tiang telpon roboh. Bukan hanya itu, hujan deras disertai angin yang berhembus sangat kencang membuat atap Taman Kanak-Kanak (TK) Bhayangkara di Kelerahan Kayu Kunyit Kecamatan Manna berterbangan.Hal ini disampaiakan oleh Ketua Komite TK Bhayangkara Zainal Arifin.

“Hujan disertai angin kencang membuat atap bangunan TK melayang, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa,”ujar Zainal.

Menurut Zainal, saat kejadian sekolah sudah tutup, sehingga tidak ada korban jiwa. Namun atap tiga ruangan pada TK tersebut hampir lepas seluruhnya. Akibatnya, semua meja kursi dan buku di ruang kepala sekolah basah.

“Memang bangunan sudah tua, sehingga saat hujan badai, atapnya mudah lepas,” kata Zainal.

Yuliana Sari SPd AUD, dengan lepasnya atap bangunan TK yang dibangun tahun 1986 lalu itu, TK yang memiliki 1 ruang kepala sekolah dan 5 ruang kelas dengan 75 murid ini, saat ini tinggal dua ruang kelas lagi yang atapnya masih utuh. Sehingga ke-75 murid TK tersebut belajar di dua ruang tersebut.

“Saat ini, ke-75 murid kami gabungkan proses belajar mengajarnya di ruang kelas yang atapnya masih utuh,” papar Yuliana.

Dengan sudah rusaknya atap bangunan TK tersebut, Yuliana berharap pemda BS dapat segera menganggarkan perbaikan bangunan. Sebab sejak dibangun tahun 1986 lalu, hingga saat ini TK ini belum pernah tersentuh pembangunan.(SAR)