Satu orang putra terbaik di dunia aktor film Nasional telah meninggalkan kita, dan kita baru saja kehilangan aktor dan pekerja film yang hebat Alex Komang.

Alex Komang meninggal dunia, Jumat (13/2). kabar berita duka ini berawal dari ciutan twitter yang ramai menyampaikan kabar wafatnya seorang tokoh aktor senion perfileman nasional dan salah satu cuitan twiiter dari Sutradara Hanung Bramantyo melalui akun @HanungBramantyo juga turut berduka. “Selamat jalan mas Alex Komang,” tulis Hanung.  Sementara cuitan “Kita baru saja kehilangan aktor dan pekerja film yg hebat. Alex Komang meninggal di Jepara. Selamat jalan sahabat. Semoga tenang di sisiNYA,” datang dari Erwin Arnada di akun @erwinarnada.

Aktor senior, Alex dikabarkan meninggal dunia dalam perawatan medis di RSUP Dr. Kariadi  Semarang Jawa Tengah, pada hari Jumat (13/2) sekitar pukul 20.00 WIB.

Alex Komang diketahui mengidap penyakit kanker hati. dan peraih penghargaan Aktor Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 1985 itu, meninggal di usia 53 tahun.

Sebagai pengingat kita, seorang Alex Komang adalah salah satu murid Teguh Karya dari Teater Populer. Alex Komang menjadi Ketua Badan Perfilman Indonesia periode 2014-2017 setelah terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) Pembentukan Badan Perfilman Indonesia (BPI) yang berlangsung 15-17 Januari 2014 di Hotel Balairung, Jakarta.

BPI sendiri adalah badan bentukan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2009 Tentang Perfilman. Pada Mubes Pembentukan BPI ini pula nama Saifin Nuha alias Alex Komang sempat diperbincangkan. Dalam Mubes tersebut Alex menunjukkan paspor, yang merupakan pengakuan negara, atas nama Saifin Nuha alias Alex.

Karya atau torehan yang diukir oleh seorang Alex Komang : Doea Tanda Mata (1985), Secangkir Kopi Pahit (1985), Ibunda (1986), Pacar Ketinggalan Kereta (1989), Ca Bau Kan (2002) (aktor), Puteri Gunung Ledang (2004), Long Road to Heaven (2007) Medley (2007), Sumpah Pocong Di Sekolah (2008), Chika (2008), Laskar Pelangi (2008, Anak Setan (2009), Romeo Juliet (2009), Rasa (2009), Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji (2009), Darah Garuda (2010), True Love (2011), Surat Kecil Untuk Tuhan (2011), 9 Summers 10 Autumns (2013), Sebelum Pagi Terulang Kembali (2014) dan film terakhirnya Gunung Emas Almayer (2014).

Kini Indonesia kehilangan aktor film terbaik di negeri ini, Selamat jalan Alex Komang, semoga karya dan kiprah akan diikuti para seniman/aktor muda sebagai pengganti dan penerus di duania perfileman Indonesia.