Penyebab gangguan susah tidur atau Penyakit Insomnia ini diantaranya adalah depresi, gangguan jiwa atau teman tidur yang mendengkur. Sepuluh persen dari jumlah penderita gangguan tidur mengatasi problem tidurnya dengan mengkonsumsi obat. Gangguan sulit tidur alias Penyakit Insomnia memang snagat mengganggu. Banyak orang yang memiliki jalan pintas dan tanpa berkonsultasi ke dokter langsung minum obat tidur. Tidur memang bisa jadi pulas, tapi ketika bangun badan Anda akan terasa semakin lemas dan lesu.

Insomnia, atau susah tidur banyak dianggap oleh masyarakat umum sebagai sulit tidur di waktu malam adalah siksaan bagi semua orang. Meski badan sudah diletakkan di kasur, mata tak juga bisa terpejam. Tik-tak jam di dinding yang bergulir dari menit ke menit seolah terasa berabad-abad. Kondisi sulit tidur atau yang populer disebut dengan istilah insomnia ini kerap membikin frustasi.

Dampak negatif lainnya jika Insomnia berlangsung secara berkepanjangan :

Dampak fisiologis : adanya dampak fisiologis yang akan terjaidi karena kebanyakan dari kasus insomnia terjadi akibat stres
Dampak psikologis : sedangkan dampak psikologis tersebut terjadi karena hal ini bisa mengganggu ingatan memori, gangguan dalam berkonsentrasi, kehilangan pada motivasi, depresi, serta hal lainnya.
Dampak fisik : seseorang yang mengalami masalah susah tidur biasanya akan mengalami kelelahan, nyeri sendi, hipertensi darah tinggi.
Dampak sosial : kualitas hidup yang mengalami gangguan susah untuk mendapatkan promosi dari lingkungan pekerjaan kurang bergairah dala menikmati hubungan seksual dan keluarga.
Kematian orang yang kurang tidur kurang dari 5 jam mempunyai angka presentase harapan hidup yang jauh lebih sedikit dibandingkan mereka yang mempunyai kuantitas tidur selama 7-8 jam dalam sehari.

Ada tips di bawah ini agar tidak susah tidur di malam hari.

  1. Buat jadwal tidur yang teratur.
    Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya akan memprogram tubuh untuk tidur lebih baik.
  2. Buat lingkungan tidur yang baik.
    Jaga kamar tidur setenang dan segelap mungkin. Suhu kamar tidak boleh terlalu dingin atau panas. Temperatur, pencahayaan dan suara sebaiknya dikontrol sehingga lingkungan tempat tidur membantu untuk mudah terlelap dan tidak terjaga pada dini hari.
  3. Pastikan tempat tidur nyaman.
    Susah tidur pada tempat tidur yang terlalu lembut atau terlalu keras, atau yang terlalu kecil.
  4. Berolahraga teratur.
    Lakukan olahraga secara teratur seperti renang atau berjalan. Jangan melakukan olahraga yang terlalu berat dekat dengan jam tidur.
  5. Kurangi kafein.
    Kurangi stimulan seperti kafein pada teh dan kopi, terutama pada malam hari. Efek kafein dapat bertahan hingga 24 jam dan dapat menganggu proses tidur serta mencegah tidur dalam. Minumlah susu hangat sebagai gantinya.
  6. Jangan makan atau minum alkohol berlebihan pada malam hari.
    Alkohol dapat mengganggu tidur pada dini hari.
  7. Jangan merokok.
    Perokok lebih sulit tidur, terbangun lebih sering, dan tidurnya lebih sering mengalami gangguan.
  8. Coba rileks sebelum tidur.
    Mandi dengan air hangat, dengarkan musik yang pelan, lakukan yoga.
  9. Buat daftar hal-hal yang harus dilakukan esok harinya.
    Luangkan waktu sebelum tidur untuk menulis hal-hal yang harus dilakukan pada pagi harinya untuk mencegah Anda melakukannya di tempat tidur sehingga tidak dapat tidur.
  10. Bila susah tidur, jangan bertahan di tempat tidur.
    Bangun dan lakukan aktivitas yang membuat santai hingga mengantuk kembali.

Kebiasaan tidur yang baik dapat mengurangi kurangnya energi pada siang hari, membuat kerja lebih semangat dan efektif.