Manna, Bengkulu Selatan; Rapat Paripurna DPRD Bengkulu Selatan tentang Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2017 pada Sabtu (10/12) di Aula Rapat DPRD Bengkulu Selatan.

Bupati Bengkulu Selatan dalam kesempatan itu mengatakan bahwa akan terjadi penurunan terhadapa Pendapatan Asli Daerah pada tahun anggaran 2017. Menurut Bupati H.Dirwan Mahmud, SH, pada tahun anggaran 2016 total penerimaan Pemkab Bengkulu Selatan yang bersumber dari Dana Perimbangan, PAD, dan Pendapatan Sah lainnya sebesar Rp.1.064.869.273.653,44 (Satu Triliyun enam puluh empat milyar delapan ratus enam puluh sembilan juta dua ratus tujuh puluh tiga ribu enam ratus lima puluh tiga koma emat puluh empat rupiah).

Sementara untuk APBD tahun 2017 yang akan datang, penerimaan Pemkab BS ini direncanakan sebesar Rp 954.976.996.126,22 (Sembilan Ratus Lima Puluh Empat Milyar Sembilan Ratus Tujuh Puluh Enam Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh enam Ribu seratus dua puluh enam koma Dua Puluh Dua Rupiah). Artinya, penerimaan APBD Pemkab BS pada tahun 2017 mendatang terjadi penurunan sebesar Rp 109 Milyar, atau 10,32 persen.

“Untuk mengoptimalkan Pendapatan tersebut perlu disiasati dengan arah dan kebijakan umum Pemerintah Daerah, serta perlu strategi dan sekala prioritas untuk menambah atau meningkatkan Pendatapan Daerah”, terang Bupati.

Lanjut Bupati, maka perlu upaya maksimal dari Pemerintah Daerah dalam mencapai target Penerimaan APBD ditahun 2017 yang akan datang. Diantaranya dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan, seperti Pajak daerah dan Retribusi daerah.

“Efektifkan pungutan Pajak, tingkatkan Intensitas penagihan, dan perbanyak sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat agar menyadari kewajibannya untuk taat membayar Pajak atau Retribusi. Pajak dan Retribusi ini adalah target PAD, tentunya tidak memberatkan masyarakat,” ujar Dirwan.(SAR)