Manna, Bengkulu Selatan; Pelaksanaan pemerintahan tingkat Desa tidak terlepas dari peran penting dari Camat di Bengkulu Selatan. Hal ini diungkapkan Camat Kota Manna Asih Kadarina di ruang kerjanya kepada media.

Asih Kadarina yang akrab di panggil Bungsu Rina ini merupakan satu-satunya Camat yang berhasil menerapkan sitem PATEN di Kecamatan sehingga dalam kepengurusan izin usaha kecil cukup hanya di Kantor Camat.

Bukan hanya itu, Asih Kadarina sebagai Camat kota Manna juga telah menerapkan PERMENDAGRI Nomor: 113 tahun 2015 tentang pengelolaan keuangan Desa dan Perbup nomor: 31 Tahun 2015 tentang evaluasi PERDES APBdesa .

“Intinya saat ini Camat sedang melakukan Evaluasi terhadap Perdes APBDesa, sehingga nantinya adanya rancangan Perdes APBDesa Perubahan, dan ini harus melalui evaluasi oleh Camat,”terang Rina.

Kecamatan Kota Manna yang terdiri atas 5 Kelurahan dan 5 Desa. Untuk 5 Desa tersebut yang telah melakukan evaluasi Perdes APBDesa baru 2 Desa yaitu Desa Tebat Kubu dengan SK Nomor:188/195/Kep/XI/2016 tentang Hasil Evaluasi Rancangan Perdes APBDesa Perubahan, selanjutnya Camat mengeluarkan Penjelasan atas hasil evaluasi rancangan perdes APBDesa Perubahan dengan Nomor :188/195/CKM.I/XI/2016 dan Desa Padang Benrangin.

“Baru 2 Desa itu yang mendapatkan SK Eavaluasi Rancagan Perdes APBDesa di Kecamatan Kota Manna,”ujar Rina.

Sementara 3 Desa yang belum melakukan Evaluasi yaitu Desa Pagar Dewa, Desa Gelumbang, dan Desa Padang Niur, dan ketiga Desa tersebut apabila dalam APBDesa terdapat SILPA maka tanpa adanya evaluasi yang dikeluarkan Camat, terancam tidak dapat untuk digunakan.

“Bila 3 Desa ini tidak segera melakukan Evaluasi terhadap Perdes APBdesa maka mereka tidak dapat menggunakan anggaran tersebut untuk tahun 2016 ini. Dan tidak mungkin pada setiap Desa tidak terjadi SILPA ataupun sisa lebih perhitungan anggaran,”pungkas Rina.

Ketika disinggung soal mutasi yang akan digelar Bupati Bengkulu Selatan, Camat Kota Manna mengatakan, mutasi itu haknya Bupati, dikalangan PNS itu hal yang biasa.(SAR)