Bengkulu Selatan, Bengkulu; Ini pelajaran bagi pengendara sepeda motor yang sedang mengemudi sambil memegang handphone (HP). Pasalnya salah seorang pelajar SMPN Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) Widia Febriana (14) warga Desa Ketaping Dusun Tanjung Kurung, Manna harus merelakan HP nya yang dirampas Orang Tak Dikenal (OTD) pada hari Sabtu (6/8) sekitar 17.30 WIB. Berlokasi di jembatan sungai Air Manna Perbatasan Desa Ketaping dengan Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna.
Kronologis kejadian, sebelumnya ia mengaji di Masjid Baitul Makmur danpada saat pulang dari masjid ia pergi menggunakan sepeda motor Yamaha Revo menuju Kota Manna. Lantaran ingin mengambil hasil foto kopi.
Sebelum sampai di jembatan air Manna ia mengeluarkan HP nya. Dan disaat itu juga melaju diatas jembatan motor Yamaha Vixion berlawanan arah yang sedang berbocengan. Saat melintas mereka melihat korban yang sedang memegang HP. Setelah itu motor vixion mutar balik arah dan membuntuti korban dan mengambil jalan sebelah kiri korban.
Selanjutnya pelaku yang duduk dibelakang/dibonceng mengeluarkan pisau kecil mendekati dan memegang tangan kiri korban. Langsung mengambil handphone. Sebelum mengambil HP sempat terjadi tarik-menarik beruntung korban tidak jatuh dari motor. Setelah mengambil HP pelaku tancap gas menuju Jalan Duayu.
“Sebenarnya saya ingin mengambil buku pelajaran di toko foto kopi Kota Manna. Namun diperjalanan HP saya dirampas OTD menggunakan satu unit motor merk Yamaha Vixion berjumlah dua orang. Pelaku tidak menggunakan helm. Pada saat kejadian ada berapa orang yang melihat. Namun mereka pun tidak berani menolong. Sehingga pelaku leluasa berlari sambil membawah HP saya.
HP tersebut sebenarnya baru saya beli dan harga pun tidak begitu mahal, HP saya itu merk Mito berwarna hitam,”kata Widia didampingi adiknya, Minggu (7/8) dikediamannya ketika dijumpai awak media. (SAR)