Manna, Bengkulu Selatan; Rapat Evaluasi Pelaksanaan Advokasi Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di gelar BNNK Bengkulu Selatan di ruang aula Zahwa jl.A. Yani Ibul pada hari selasa (08/11) sekira pada pukul 09.30 wib.

bnnk-bs

Acara yang di pimpin langsung Kepala BNNK Bengkulu Selatan AKBP Ali Imron dihadiri oleh Sekretaris Dinas Dikpora Drs.A.Zein House, Plt.Kadis Dinkes Samsudin, Perwakilan dari RSUD HD Yaslian, Para Camat Se Bengkulu Selatan, Para Kepala Sekolah SMP dan SMA di Bengkulu Selatan serta undangan lainnya.

Pada acara itu Kepala BNNK Bengkulu Selatan mengatakan, bahwa Bengkulu Selatan termasuk ketinggalan di bandingkan dengan Kabupaten lain, contohnya Kabupaten Seluma, ASN nya sudah melaksanakan tes urine seluruhnya dan dibiayai oleh Pemda setempat, sementara ASN di Bengkulu Selatan Belum melaksanakan Tes Urine.

bnnk-bs-3

“Pemda Bengkulu Selatan hingga saat ini belum melakukan tes urine bagi ASN yang bertugas diwilayah Bengkulu Selatan,”ujar Ali.

Sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 21 dan Surat Edaran Menpan-RB nomor :B/4741/M.PANRB/12/2015 yang menyebutkan tes urine dilakukan dalam rangka melaksanakan program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Program P4GN sudah dilaksanakan oleh BNNK Bengkulu Selatan, hanya saja untuk kedepan nanti semua pihak terkait kiranya dapat bersama-sama untuk melakukan sosialisasi anti narkoba, dan yang paling penting adalah dapat terbentuknya Relawan Anti Narkoba Setiap Desa di Bengkulu Selatan,”terang Ali.

bnnk-bs-1

Pada kesempatan itu juga Kepala BNNK Bengkulu Selatan mengatakan bahwa bila mana melaksanakan sosialisasi desiminasi anti narkoba hendaknya yang dilibat adalah orang tua bukan anaknya.

“Sosialisasi Anti Narkoba di tingkat Desa maupun Kecamatan hendaknya melibatkan orang tua sebagai peserta bukan anaknya, agar orang tua lebih tahu tentang bahaya narkotika dikalangan remaja dan orang dewasa,”ujar Ali.

Acara yang berlangsung dengan ramah tamah tersebut diakhiri dengan sebuah pekerjaan besar BNNK Bengkulu Selatan untuk program Anti Narkoba, dengan harapan Bengkulu Selatan dapat terbebas dari bahaya dan peredaran gelap narkotika.

“Disekolah-sekolah akan dibentuk SATGAS Anti Narkoba yang tentu para anggotanya adalah dari pelajar sekolah tersebut.(SAR)