Manna, Bengkulu Selatan; Kembali BNNK Bengkulu Selatan melakukan razia rutin. Kali ini BNNK Bengkulu Selatan menggelar razia pada Kamis (15/12) dimulai pada pukul 23.00 wib, namun BNNK tidak menemukan pengguna narkoba yang meresahkan masyarakat melainkan BNNK Bengkulu Selatan menemukan pasangan yang asyik berduaaan dalam kamar salah satu hotel di Bengkulu Selatan.

Pasangan yang berinisial Sup (35) bersama pasangannya Ri (33), diketahui keduanya adalah warga dari Kabupaten Seluma. Dan sepasang lagi yang itemukan BNNK BS adalah SU (35) warga Desa Padang Manis Kecamatan Manna dan pasangannya La (33) Warga Desa Padang Mumpo Kecamatan Pino Bengkulu Selatan.

Kedua pasngan ini tetap dilakukan tes urine namun lagi-lagi tidak terbukti telah mengkonsumsi narkoba. Penemuan kedua pasangan bukan muhrim itu tetap menarik perhatian petugas yang melakukan razia karena mereka tidak dapat menunjukan buku nikah. Kedua pasangan ini diberi nasehat agar tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut.

Seluruh ruangan kamar kedua pasangan ini di geledah dan seluruh barang bawaan di periksa lalu kedua pasangan ini dilakukan tes urine, namun hasilnya tidak terbukti sebagai pengguna narkoba. Sehingga kami hanya memberikan nasehat agar mereka tidak mengulangnya lagi perbuatannya,”ujar AKBP Ali Imron, SE.

Kepala BNNK BS AKBP Ali Imron juga menjelaskan, razia berawal dari pemeriksaan terhadap seluruh pengunjung hotel di sekitar wilayah Desa Tanggo Raso Kecamatan Pino Raya. Tujuh orang pengunjung menjalani tes urine, alhasil semuanya nihil atau urinenya negatif, begitu juga terhadap ruang kamar hotel dilakukan penggeledahan sayangnya tidak ditemukan adanya narkoba.

Selajutnya menurut Ali, razia diteruskan ke Hotel di Kawasan Selipi, namun sayangnya hotel yang dituju dalam keadaan sepi sehingga petugas melakukan razia ketempat-tempat hiburan di kawasan pantai Pasar Bawah. Disini petugas mendapati 8 orang pengunjung.

“Dari 8 pengunjung tersebut kita bersyukur tidak satu orang pun yang terindikasi narkoba dengan kata lain setelah dilakukan tes urine, hasilnya negatif,”terang Ali.

Dari hasil razia rutin ini, Kepala BNNK Bengkulu Selatn mengklaim bahwa peredaran gelap narkoba dan penyalah gunaan obat-obat sudah mulai berkurang.

“Ini merupakan salah satu bukti keberhasilan atas kegiatan sosialisasi P4GN yang selama ini dilakukan baik itu bertatap langsung dengan masyarakat ataupun melalui media elektronik Radio Artha Fm,”kata Ali.(SAR)