Manna, Bengkulu Selatan; Untuk menekan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Bengkulu Selatan, Badan Narkotika Nasional Bengkulu Selatan (BNNK-BS) kembali laksanakan giat Razia kesejumlah Warnet dan tempat-tempat hiburan malam. Razia yang dilakukan BNNK-BS pada rabu malam (23/11).

Hal ini diungkapkan Kepala BNNK-BS AKBP Ali Imron, SE, dari hasil razia tersebut sebanyak 20 orang pengunjung Warnet dan tempat karaokean yang dilakukan tes urnine dengan hasil negatif semua.

Kegiatan Razia dimulai sekira pada pukul 21.00 WIB hingga selesai. Tempat yang paling pertama kali disambangi BNNK-BS adalah warnet di Jalan Kolonel berlian, kelurahan Kota Medan. Dari warnet ini sebanyak 8 pengunjung pria dewasa langsung dilakukan tes urine namun Hasilnya semua urine ke-8 pengunjung warnet tersebut negatif. Setelah itu mereka dipersilahkan melanjutkan akivitasnya.

Lalu Razia dilanjutkan dengan mengunjungi tempat karokean di Jalan Serasan M Taha, Kelurahan Ketapang Besar, Kecamatan Pasar Manna. Di tempat ini, sebanyak 12 orang pengunjung dilakukan dites urinenya, 4 diantaranya perempuan dan 8 pria dewasa. Hasil tes urinenya juga sama dengan pengunjung warnet yakni juga negatif. Sehingga tidak ada satupun pengunjung yang diangkut.

“Karena merasa curiga bahwa warnet dan tempat karaokean kerap dijadikan tempat pesta dan transaksi narkoba, sehingga dilakukan razia dan tes urine terhadap semua pengunjung. Namun ketika di Razia, kecurigaan ini tidak terbukti,”ujar Ali.

Dilanjutkan Kepala BNNK-BS, razia akan rutin digelar dan diharapkan kerja sama dari semua elemen masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan transaksi atau pesta narkoba agar segera melapor ke BNNK-BS sehingga para pelaku bisa diamankan.

“Bila semua elemen masyarakat Bengkulu Selatan mendukung untuk pemberantasan narkoba, maka kedepan Bengkulu Selatan akan terbebas dari peredaran dan penyalah gunaan Narkoba,”tutup Ali.(SAR)