Manna, Bengkulu Selatan; Melihat lambannya kinerja Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Selali untuk menyelesaikan rekomendasi yang diperintahkan Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH, sehingga membuat Bupati geram, karena sudah lebih satu minggu waktu yang diberikan untuk BPD Desa Selali merampungkan itu, namun hingga saat ini belum juga selesai.

Bila hingga Rabu (12/10), BPD tidak memberikan rekomendasi, Dirwan mengancam akan memecat kades Selali tersebut.

“Saya tunggu sampai hari rabu, jika BPD tidak juga memberikan rekomendasi, maka Kades Selali akan saya pecat permanen,” ancam Bupati.

Menurut Bupati, diperlukannya rekomendasi dari BPD sebagai pedoman untuk memberikan sanksi terhadap kades yang diduga digerebek warga sedang berduaan dengan istri orang dalam kamar nomor 3 salah satu hotel dalam kota Manna, pada Minggu (21/8) sekitar pukul 15.30 WIB yang lalu.

Sebab dengan adanya rekomendasi BPD sebagai tolak ukur situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di desa tersebut. Hanya saja, setelah ditunggu, BPD belum juga kunjung memberikan surat rekomendasi. Untuk itu, dengan tidak kunjung keluarnya rekomendasi BPD, maka dirinya akan langsung memecat kades.

“Tidak ada rekomendasi berarti BPD tidak mengindahkan instruksi saya, sehingga saya akan langsung memecat kades tersebut,” ujar Dirwan.

Sekedar mengingatkan, pada Minggu (21/8) sekira pukul 15.30 wib yang lalu Kades Selali AZ diduga digerebek warga sedang berkurungan dengan istri orang dalam kamar hotel. Kemudian inspektorat turun ke lapangan melakukan investigasi.

Kades membantah dirinya saat itu dikamar hotel bersama istri orang. Namun warga yang menggerebek memastikan, jika saat itu kades Selali yang digerebek, bahkan warga menyerahkan foto dan video kades sedang berada di hotel.(SAR)