Manna, Bengkulu; Untuk menjalankan ibadah dengan khusu’ terlebih bagi masyarakat beragama Islam. Semua hiburan malam dilarang operasi. Karena di bulan itu merupakan bulan ibadah. Jika ditemukan pengusaha yang membuka usahanya seperti tempat hiburan karoke, maka akan dipanggil serta dikenakan sangsi.
Ini disampaikan Bupati BS H Dirwan Mahmud, SH. Ia menuturkan, selama bulan ramadhan semua tempat hiburan malam tak dibenarkan beroperasi. Sementara untuk pengusaha warung makan diharapkan memasang sepanduk atau tabir depan rumah makan. Yang tujuannya untuk menghormati warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sehingga warga yang sedang berada di rumah makan tidak terlihat aktivitasnya.
“Pengusaha warung makan dibolehkan buka warung disaat bulan puasa, namun disarankan pasang tabir supaya tidak kelihatan aktivitasnya. Ini dilakukan untuk menghormati umat muslim saat menjalankan ibadah puasa. Kita harapkan bagi yang tidak bisa jalankan ibada puasa diharapkan untuk menghormati,’’tuturnya.
Lanjut Dirwan, menidaklanjuti tidak diperbolehkan laksanakan hiburan malam, nantinya akan dikeluarkannya surat edaran. Dan bagi yang tetap diketahui buka hiburan malam terkhusus usaha karoke, nantinya akan di tindak. Peran serta masyarakat sangat kami harapkan guna menjaga keamanan selama menjalankan ibada puasa,’’pungkas Dirwan.(SAR)