Fhoto Bersama Usai Penandatanganan MOU UHC

Manna, Bengkulu Selatan; Untuk mewujudkan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indinesia Sehat (JKN-KIS), Hari ini (05/2) Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan menandatangani MOU Universal Healt Coverage (UHC) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Bengkulu.

Penandatanganan MOU dilaksanakan diruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan oleh Bupati H.Dirwan Mahmud dan Rizki Lestari, S.Si, Apt, AAAK selaku Kepala Cabang BPJS Provinsi Bengkulu, disaksikan oleh Ketua DPRD Bengkulu Selatan Yevri Sudianto, Unsur FKPD, Plt.Sekretaris Daerah H.Nurmansyah Samid, para Kepala OPD dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya sebelum penandatanganan MOU, Kepala BPJS Cabang Bengkulu Rizki Lestari mengatakan, dari data yang terhimpun oleh BPJS, baru 80 % masyarakat Bengkulu Selatan yang telah terdaftar atau berjumlah 133,636 jiwa, dan yang belum terdaftar sebanyak 20 % atau sekitar 30 ribu jiwa.

“Dengan adanya penandatangan MOU UHC hari ini, Kabupaten Bengkulu Selatan diharapkan akan menjadi Pioner ataupun pelopor bagi Kabupaten lainnya di Provinsi Bengkulu. Sebab, Kabupaten Bengkulu Selatan lah yang pertama kali melakukan MOU UHC,”ujar Rizki.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud pada kesempatan tersebut mengatakan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan Masyarakat Bengkulu Selatan dapat terbebas dari biaya untuk berobat, dalam artian tidak ada lagi biaya untuk pembelian obat-obatan karena semua pasien yang menggunakan JKN-KIS ataupun BPJS Mandiri, semua sudah dibebankan pada klaim BPJS.

“Semua Masyarakat Bengkulu Selatan yang sudah terdaftar pada BPJS tidak lagi mengeluarkan biaya untuk berobat. Melalui Program JKN-KIS ini, diharapkan semua keluhan masyarakat Bengkulu Selatan terhadap biaya pengobatan dapat teratasi, karena Bengkulu Selatan harus teratas memperhatikan kesehatan Masyarakatnya,”demikian Dirwan.(SAR)