Manna, Bengkulu-Negosiasi antara Pemkab Bengkulu Selatan dengan TNI Angkatan Udara (AU), terkait hibah lapangan terbang (lapter) dua Padang Panjang, belum menemukan titik temu.

Tentunya ini menjadi tanggungjawab Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH  dalam penuntasan  hibah lapangan terbang ini.

Negosiasi sebelumnya pernah dilakukan oleh Pemda pada saat kepemimpinan Bupati H.Reskan Efendi, Namun TNI Angkatan Udara hanya memberikan izin pinjam pakai untuk lapter 2 Padang Panjang.

Sementara Pemda kabupaten Bengkulu Selatan berharap, lapangan terbang  itu bisa di hibahkan murni. Saat ini draft Memorandum of Understanding (MoU) terkait pinjam pakai ini akan dipertanyakan Bupati Dirwan kembali.

“Kita akan berusaha melakukan negoisasi lagi, apabila tidak ada titik temu, tentu kita akan mengajukan perkara kepengadilan terlepas itu kita kalah atau menang, yang penting saya sebagai Bupati pilihan rakyat ini akan berusaha semaksimal mungkin. Apabila kita kalah dipengadilan, silahkan runtuhkan gedung putih ini. Namun saya akan berjuang,  karena dimana kaki dipijak disitu langit dijunjung,” beber Dirwan.(SAR)