Marwin, S.Sos, Camat Bunga Mas

Manna, Bengkulu Selatan; Diduga belum ada kata sepakat antara Kepala Desa dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sehingga dua Desa di Kabupaten Bengkulu Selatan belum dapat mencairkan Dana Desa ataupun Alokasi Dana Desa (DD/ADD) hingga memasuki pertengahan tahun 2018 ini.

Belum ditemukannya kata sepakat Antara Kepala Desa dengan BPD, sehingga membuat BPD belum mau menandatangani dan memboikot Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Kepala Bidang Pemerintahan Masyarakat Desa (Kabid PMD) kantor BPMD Bengkulu Selatan Hamdan Syarbaini, S.Sos mengatakan dua Desa tersebut yakni, Desa Talang Indah Kecamatan Bunga Mas dan Desa Keban Agung III Kecamatan Kedurang.

“BPD dua Desa tersebut belum mau menandatangani APBDes, bahkan untuk Desa Talang Indah, Kepala BPMD Siswanto, S.Sos, M.Si turun tangan langsung untuk melakukan mediasi, sayangnya belum ditemukan kata sepakat, hingga pencairan DD dan ADD masih tertunda,”terang Hamdan kepada awak media (23/05).

Sementara untuk Desa Keban Agung III, alasan BPD belum mau menandatangani APBDes karena pekerjaan pada tahun anggran 2017 yang lalu masih ada yang belum selesai.

Camat Bungamas Marwin, S.Sos, mengakaui bahwa BPD Desa Talang Indah belum mau menandatangani APBDes tahun 2018 karena diduga terjadi penyimpangan DD pada tahun anggaran 2017 yang lalu.

“Mediasi sudah sering dilakukan, bahkan dari pihak BPMD sendiri telah melakukan mediasi namun belum mebuahkan hasil. Dan malam ini usai safari ramadhan, saya akan coba untuk bertemu dengan Kepala Desa dan BPD,”ujar Marwin.

Camat Bunga Mas berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan dengan baik, agar pembangunan di Desa dapat berjalan.

“Bila memang pada tahun 2017 yang ada masalah silahkan diproses, namun jangan sampai korbankan pembangunan untuk tahun ini,”demikian Marwin.(SAR)