wadimin-2
Korlap Wadimin ketika membacakan surat teguran dari Dinas ESDM Provinsi Bengkulu terhadap kegiatan PT.PKA

Manna, Bengkulu Selatan; Warga Kecamatan Seginim dan Kecamatan Air nipis yang merencanakan untuk melakukan demonstrasi terhadap pengerjaan Normalisasi alur sungai air nipis pada hari ini (04/10) ternyata hanya isapan jempol belaka. Batalnya demonstrasi warga karena koordinator lapangan (korlap) Forum Masyarakat Penyelamat Lingkungan BS, Wadimin (45) mengatakan, setelah mendengarkan arahan dari Kapolres Bengkulu Selatan AKBP ORDIVA, S.Ik ketika menyampaikan pemberitahuan ke Mapolres Bengkulu Selatan.

pka-6“Warga lebih mengacu pada penjelasan Kapolres, untuk tidak menyelesaikan masalah dengan demonstrasi melainkan dengan ketentuan perundang-undangan dan hukum yang berlaku,”ujar Wadimin.

Wadimin juga mengklaim bahwa PT.Pesona Karya Abadi (PKA) sudah mendapat surat penghentian pekerjaan atau penutupan proses Normalisasi alur sungai di Desa Darat Sawah dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bengkulu.

Namun hal itu dengan tegas dibantah oleh Direktur Utama PT.PKA Hengky Ertanoplin ketika dijumpai awak media dilokasi normalisasi.

“Hingga saat ini PT.PKA belum pernah menerima surat dari Dinas ESDM Provinsi Bengkulu tentang pemberhentian kegiatan normalisasi. Namun kalau surat teguran dari Dinas ESDM, memang ada kami terima,”terang Hengky.

pka-8Ditambahkan Hengky, Surat teguran dari Dinas ESDM Provinsi Bengkulu nomor: 503.1/1645/ESDM/21.540.5 tertanggal 03 Oktober 2016 yang meminta agar PT.PKA memberhentikan kegiatan sementara, melakukan Sosialisasi kegiatan Normalisasi dengan masyarakat sekitar, dan PT.PKA harus lebih fokus pada kegiatan Normalisasi. Dari 3 poin yang tertuang dalam surat teguran tersebut, PT.PKA bersedia untuk memenuhi segala ketentuan yang di syaratkan.

“Ada 3 poin yang harus kami patuhi terakait persoalan surat teguran yang kami terima, dan kami pun bersedia untuk memenuhinya dan menghentikan kegiatan pengerukan bebatuan dan pengangkutan material akibat dari Normalisasi,”ujar Hengky.

kapolres-baruSisi lain dari pantauan dilapangan, sebanyak 90 personil Polres Bengkulu Selatan disiagakan di Kantor POLSEK Seginim guna mengantisipasi bila terjadi demonstrasi oleh warga. Hal ini disampaikan Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Ardivo, S.IK yang didampingi Kapolsek Seginim Thabroni di ruang kerja kapolsek seginim ketika dijumpai sejumlah awak media.

“90 orang personil Polres dan Anggota Polsek Seginim disiagakan untuk mengantisipasi bila terjadi demonstrasi dilokasi Normalisasi,”kata Kapolres.(SAR)