Manna, Bengkulu; Nota kesepahaman pembangunan pabrik sengon di tetapkan di desa Sulau, Kecamatan Kedurang yang ada didalam wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan Mou Kerjasama tersebut telah disepakati pada tanggal 12 Mei 2016 yang lalu . Pemkab Bengkulu Selatan dimotori Bupati BS, H. Dirwan Mahmud, SH berkerjasama dengan raja sengon dari Wonosobo yaitu Profesor H. Haryadi.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bengkulu Selatan (BS), mulai mengingatkan Bupati supaya pembangunan pabrik sengon tersebut bisa terealisasi dan tidak ditunda – tunda.

Anggota DPRD Drs.Gunadi

Hal ini disampaikan anggota Komisi III Drs. Gunadi Yunir, MM.”Dengan ditandatanganinya MoU nota kesepahaman kerjasama pembangunan pabrik sengon di Kabupaten Bengkulu Selatan bulan lalu antar Bupati Bengkulu Selatan dengan Prof.H.Haryadi seorang raja sengon di Wonosobo, hendaknya Bupati segera mengambil langkah, apakah nanti pembangunan pabrik sengon melibatkan pihak swasta ataupun melibatkan pemerintah, jika melibatkan pemerintah tentunya menyangkut anggaran dan anggaran itu sebaiknya diusulkan dalam rapat pembahasan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP)tahun 2016. Supaya memperlancar pembangunan pabrik tersebut Kita berharap sudah dilakukan MoU nota kesepahaman, pembangunan pabrik bisa telaksana dan masyarakat bisa terlibat langsung, salah satunya bisa berkerja di pabrik”.

Gunadi Yunir

“Kami mengharapkan pembangunan pabrik bisa telaksana tanpa ada penundaan, jika melibatkan pihak swasta sebaiknya segera dilakukan upaya tindakan dibangunnya pabrik. DPRD berharap pembangunan pabrik ini bisa menjadi motivasi atau penyemangat bagi masyarakat untuk menanam sengon. Kalau pabriknya sudah berdiri duluan, masyarakat tidak akan takut tidak ada yang beli. Karena penampungnya sudah ada. Namun sebaliknya jika pabrik gagal dibangun semangat petani pun akan pudar,’’kata Gunadi. Sebelumnya, Bupati BS, H. Dirwan Mahmud, SH menargetkan pembangunan pabrik plywood (pabrik triplek) yang bahan dasarnya dari Sengon akan dibangun tahun 2016 ini. Saat ini daraf MoU antara Pemda Kabupaten BS dengan investor asal Wonosobo sudah ditandatangani melalui MoU nota kesepahaman. Dimana pemkab BS sudah menyiapkan lokasi untuk pembangunan pabrik di desa Sulau.(SAR)