Manna, Bengkulu Selatan; Terkait permasalahan 3 kandang ayam potong di Desa Ketaping dan Desa Terulung Kecamatan Manna, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Bengkulu Selatan Hidayat, S.Pd, MM ketika di konfirmasi awak media mengatakan sejak menjabat sebagai Kepala KLH, belum pernah memberikan surat rekomendasi izin kepada pemilik kandang ayam tersebut.

“Sejak saya menjabat Kepala KLH BS tiga kandang ayam tersebut belum diberikan surat rekomendasi usaha,”kata Hidayat, S.Pd, MM.

Dikatakannya, setiap izin usaha kandang ayam yang di keluarkan oleh Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP), sebelumnya harus ada surat rekondasi dari KLH. Namun untuk mengeluarkan surat rekomendasi adanya persetujuan warga dilokasi dekat kandang ayam tersebut dengan kata lain harus sudah memiliki izin lingkungan dari masyarakat setempat, dari Kepala Desa (Kades) serta dari Kecamatan.
Dan bila semua surat izin awal belum ada, maka surat rekomendasi izin dari KLH belum bisa diterbitkan.

“Kalau belum ada surat rekomedasi untuk pembuatan surat izin dari KLH, maka kandang ayam tersebut belum bisa mengusulkan perizinanya ke KPTSP. Maka saat ini kandang ayam potong yang ada di Desa Ketaping dan Desa Terulung adalah ilegal. Namun saya akan segera menelusuri dahulu, apakah ada atau tidak rekomdasinya,”ujar Hidayat.

Ditambahkannya Kepala KLH, saat ini akan mendatangi pemilik kandang ayam di Jalan Syamsul Bahrun Rt.06 No 71 Kelurahan Gunung Ayu Kota Manna. Kedatangannya atas laporan warga secara tertulis tentang bau tidak sedap dari kandangayam potong milik Yosi sehingga mengakibatkan banyaknya lalat.

Sementara Kepala Desa (Kades) Ketaping Saidi mengatakan, surat berita acara musyawarah terkait tiga kandang ayam yang meresahkan warga tersebut sudah disampaikan pada Kapolsek Manna. Dan dalam waktu dekat pemilik tiga kandang ayam yakni Rizal warga jalan Duayu, Islan warga Gedang Melintang, Manna dan Nok warga Ketapang, Pasar Manna akan dipanggil. Setelah itu akan dilakukan musyawarah di Kantor Camat Manna bersama warga serta pemilik kandang ayam.

“Kami sudah menyampaikan surat ke Polsek Manna, dan dalam waktu dekat akan diadakan musyawarah di Kecamatan,”ujar Saidi.(SAR)