Manna, Bengkulu Selatan; Perwakilan masyarakat Desa Muara Tiga Kecamatan Kedurang yang berjumlah belasan orang mendatangi Kantor Bupati Bengkulu Selatan untuk melaporkan Kepala Desa (Kades) Muara Tiga yang diduga telah melakukan pemalsuan tanda tangan Sekretaris Desa dan menggelapkan bangunan Balai Desa serta mengambil Dana Desa Sebesar Rp.53 juta.(16/02).

“Kami datang ke kantor Bupati ini bermaksud untuk menyampaikan segala permasalahan yang terjadi di Desa Muara Tiga Kecamatan Kedurang langsung dengan Bupati,”ujar Elda Fitriani (29) yang menjabat sebagai Sekretaris Desa Muara Tiga.

Dikatakan Elda Fitriani bahwa Kepala Desa Muara Tiga, Buansi telah melakukan penggelapan Inventaris Desa berupa gedung Balai Desa. Tak hanya itu, Kepala Desa juga telah mengambil uang Kas Desa sebesar Rp 53 Juta Rupiah dan mengangkat Perangkat Desa yang merupakan orang-orang terdekatnya yaitu Istri Kepala Desa, Kakak Iparnya serta Kakak Sepupunya.

Saat di kantor Bupati, mereka tidak dapat bertemu dikarenakan Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud sedang ada acara di Kecamatan Pino Raya, sehingga pada siang harinya mereka langsung menuju dan menunggu di kediaman pribadi Bupati yang beralamat di Jalan Gerak Alam Kota Manna sehingga dapat bertemu langsung dengan Bupati.

“Kepala Desa Kami telah Memalsukan Tanda Tanggan Saya di dalam Berita Acara Pengangkatan Perangkat Desa,” kata Elda.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dikediaman Pribadinya mengatakan akan secepatnya menindak lanjuti laporan ini dan akan memerintahkan Inspektorat Daerah untuk turun Kelapangan.

”Saya akan perintahkan Kepala Inspektorat Untuk membuat Tim Khusus terkait Laporan ini,” tegas Dirwan.(SAR)