Bengkulu Selatan, Bengkulu; Kasus dugaan korupsi Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) dinyatakan lengkap alias P21 oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Selatan (BS).
Salah seorang tersangka berstatus pegawai Negri Sipil (PNS) Pemkab Bengkulu Selatan yang menjabat Sekretaris Desa (Sekdes) Tungkal 2 Kecamatan Pino Raya yakni Ta (50), tugas Sekdesnya terpaksa harus digantikan karena yang bersangkutan telah dijebloskan ke Rutan Manna BS, Rabu (20/7).Pada saat Ta menjadi Ketua Tim Pengelolah Kegiatan (TPK), Ia diduga telah melakukan korupsi atas penyimpangan dana bantuan langsung masyarakat PNPM Mandiri Pedesaan Pola Percepatan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI).

Tsk mp3kiBupati BS H Dirwan Mahmud, SH, menuturkan PNS yang tersandung hukum kasus MP3KI yang bekerja sebagai Sekdes di desa setempat akan segera diganti oleh Pelaksana Tugas (PLT) Sekdes. PNS tersebut akan menjalani hukuman sesuai apa yang sudah ia lakukan. Karena ia sebagai abdi negara sudah melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang merugikan negara. Oleh sebab itu ia akan menjalani hukuman sesuai apa yang diperbuatnya. Namun statusnya hingga saat ini masih sebagai PNS. Dan oleh sebab itu, untuk tidak terganggunya roda pemerintahan sesegera mungkin akan ditunjuk pejabat sebagai PLT. Sehingga pekerjaan di desa dapat berjalan dan tidak ada hambatan,” terangnya.

Ia menambahkan, kasus menimpa salah satu PNS di lingkungan Pemkab Bengkulu Selatan ini suatu pelajaran bagi semua PNS yang sudah melakukan kesalahan. Apabila terbukti pemerintah tidak akan tinggal diam.
Oleh sebab itu jalankan tugas sesuai aturan yang sudah ditetapkan dan jangan bermain-main dengan pekerjaan yang pada akhirnya merugikan negara. Kami himbau pada seluruh PNS yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan agar tidak melakukan kegiatan yang sudah menyalahi aturan seperti korupsi karena akan berurusan kebadan hukum,”pungkas Dirwan.
Sementara itu, Kepala Kajari BS Rohayatie, SH, MH mengatakan, tersangka MP3KI sudah ditahan di Rutan Manna (Rutan). Karena sudah terbukti melakukan dugaan korupsi. Dan tersangka akan menjalani sidang yang akan digelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Manna atas kasus yang sudah ia lakukan. Sidang akan digelar secepatnya,’’tegas Rohayatie.(SAR)