Bengkulu Selatan, Bengkulu; Pembangunan jalan hotmix di desa Cintomandi kecamatan Pino raya yang diduga proyek siluman, lantaran tanpa papan merek sebagaimana yang dikemukakan  ketua DPRD BS, Yevri Sudianto, Ketua Komisi 3 Isurman berserta anggota pada saat meninjau langsung pembangunan jalan tersebut. Persoalan pembangunan jalan harusnya dinas PU lebih mengetahui dan jangan memberikan ruang yang tidak baik, terlebih pembangunan jalan. Seperti yang terjadi di desa Cintomandi,’’ujar Yevri.
Dijelaskan Yevri, setiap pengerjaan proyek Pemerintah wajib dipasang papan merek. Hal ini sebagai bentuk transparansi anggaran. Kalau pihak kontraktor tidak memasang papan merek dilokasi pekerjaan tersebut bisa menimbulkan persepsi buruk, sehingga terkesan pengerjaannya asal-asalan.
“Soal proyek pembangunan jalan hotmix diduga siluman, lantaran tidak ada papan merk. Kalau dilihat di lokasi, material yang digunakan untuk pekerjaan jalan hotmix banyak yang tidak sesuai dengan peruntukannya,’’terang Yevri.
Hal senada yang diutarakan Ketua Komsis 3 Isurman SH, dimana proyek pembangunan jalan hotmix desa Cintomandi diduga siluman, lantaran tidak ada papan merek. Kami meminta auditor BPKP untuk kelapangan dan mengecek fisik pekerjaan tersebut. Supaya dana yang digunakan dalam pembuatan jalan bisa tepat pada sasaran, sebab jika salah penempatan sangat disayangkan,’’tegas Isurman.(SAR)