Manna, Bengkulu-  Vaksin Anti Rabies (VAR) adalah obat suntik vaksin anti rabies (VAR) akibat gigitan anjing atau binatang lainnya. Sebanyak Seratus Lima Puluh Stok VAR disediakan.

Kepala Dinas Kesehatan BS Novianto S Sos Msi melalui Kabid P2PL Saharudin MKes mengatakan, bagi warga yang terkena gigitan anjing, khususnya anjing yang terkena virus atau disebut anjing gila dapat langsung mendatangi pusat pelayanan kesehatan (puskesmas) terdekat, kemudian meminta rujukan untuk mengambil obat ke Dinas Kesehatan. Lalu dari dinas kesehatan diberikan resep dan obat VAR yang dapat diambil di gudang obat Dinkes. Setelah obat diambil dibawa kembali ke puskesmas untuk kemudian disuntikkan kepada orang yang digigit anjing tersebut.

“Kalau sudah digigit binatang yang terjangkit rabies segera datang ke puskesmas untuk suntik anti rabies,” ujarnya.

Ditambahkan Saharudin, untuk mengetahui anjing yang terkena virus rabies, yakni anjing yang selama ini liar, secara tiba-tiba jadi pendiam. Kemudian anjing tersebut suka menggigit apa saja ang ada didekatnya seperti, kayu bahkan besi. Sedangkan orang yang terkena virus rabies, kondisi badannya panas, kemudian nafsu makan berkurang. Jika tidak segera disuntik rabies bisa menyebabkan orang yang digigitnya meninggal.

“Untuk mengetahui apakah anjing itu sudah terkena virus rabies atau tidak, lihat dua minggu setelah digigit anjing. Jika anjing yang mengigit itu mati maka orang yang digigitnya segera suntik VAR. Sebab anjing itu positif mengandung rabies, jika tidak berarti orang tersebut tidak terkena virus rabies,” demikian Saharudin. (dc)