Bengkulu Selatan, Bengkulu; Setelah membagikan 22,5 ton bibit jagung beberapa wakti lalu untuk lahan seluas 1500 ha dengan 60 kelompok tani penerima bentuan tersebut di Bengkulu Selatan.
Sosialisasi gerakan tanam jagung untuk pengbangan jagung hibrida di laksanakan di aula Ar- Raudah Manna, acara yang di buka secara langsung oleh kepala dinas peetanian Bengkulu selatan Ir.Wika Gatot subroto dengan peserta berjumlah 40 orang berasal dari petugas pertanian kecamatam (PPK) dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) se Bengkulu Selatan.
Dalam sambutannya Kadis pertanian Ir.Wika Gatot Subroto mengatakan, untuk seluruh PPK dan PPL yangengikuti sosialisasi hari ini diharapkan dapat mendampingi kelompok tani di wilayahnya agar dapat mengembangkan dan mensosialisasikan gerakan tanam jagung untuk pengembangan jagung hibrida ini.
“Saya mengharapkan PPK dan PPL yang hadir agar dapat mensosialisasikan dan mengembangkan gerakan tanam jagung untuk pengembangan jagung hibrida,” ujar Wika.
PPK dan PPL bekeeja harus berpedoman pada petunjuk teknis sehingga kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan yang di harapkan, lanjut Wika.
Sementara kasi tanaman pangan dinas pertanian Bengkulu Selatan Haroni mengatakan, kegiatan soaialisasi ini adalah untuk pengembangan jagung hibrida di wilayah Bengkulu Selatan. Karena itulah yang menjadi nara sumber dalam acara tersebut adalah Ir.Wika Gatot Subroto selaku Kadis Pertanian Bengkulu Selatan, Haroni kasi tanaman pangan, Amrun, S.PKP dari BP4K dan Ir.Damiri, M.Si dari Balai Pengkajian Penerapan Tekhnologi Pertanian Provinsi Bengkulu.
Lebih lanjut Haroni mengatakan, Dari Dinas Pertanian Bengkulu Selatan memaparkan kebijakan pembangunan dan tekhnis kegiatan, sementara dari BP4K menyapaikan materi peran penyuluh dalam menyukseskan program gerakan tanam jagung, terakhir BPTP Bengkulu memberikan penjelasan tentamg inovasi tekhnologi penanaman jagung erakhir BPTP Bengkulu memberikan penjelasan tentamg inovasi tekhnologi penanaman jagung, terang Haroni.(SAR)