Manna, Bengkulu Selatan; Perjuangan Honorer Kategori 2 (K 2) untuk di angkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bengkulu Selatan, sebelumnya para honorer K2 telah mendatangi Wakil Bupati Bengkulu Selatan (BS) Gusnan Mulyadi, SE, MM, selanjutnya perwakilan honorer kategori 2 (K2) BS mendatangi anggota DPRD BS untuk meminta dukunganan agar DPRD BS dapat memperjuangkan nasib mereka.

Kedatangan sekitar 40 perwakilan honorer ini beberapa waktu yang lalu diterima langsung oleh Ketua DPRD BS, Yevri Sudianto. Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD mengaku siap mendukung perjuangan para K2 ini agar lulus menjadi CPNS.

“Saya memberikan apresiasi atas perjuangan K2 yang tak pantang menyerah, saya mendukung semoga kalin semua bisa diangkat menjadi CPNS, dan kita juga cukup bangga dengan para honorer yang telah mengabdi di Bengkulu Selatan puluhan tahun,” katanya dihadapan para K2 di ruang rapat DPRD BS.

Menurut Yevri, dari hasil pertemuan tersebut, ke depan DPRD BS akan mendatangi KemenPAN RB dan juga DPR RI untuk mempertanyakan peluang mereka diangkat PNS. Dirinya juga berharap, para K2 ini bisa diangkat PNS, dan berharap agar Undang-Undang ASN dapat segera direvisi.

“Dalam waktu dekat kami akan datangi DPR RI dan KemenPAN RB untuk memperjuangkan nasib honorer K2 Bengkulu Selatan agar bisa segera diangkat menjadi PNS,” ujar Yevri.

Secara terpisah, Nopiarman, perwakilan K2 BS mengatakan jumlah honorer K 2 di BS sebanyak 181 orang lagi yang belum PNS. Para honorer ini sudah membuat wadah Forum Honorer Katagori dua Indonesia (FHK2I) BS.

Dijelaskannya para honorer K2 seluruh Indonesis sudah bersatu dan berjuang agar UU ASN direvisi. Bahkan perwakilan K2 Indonesia. Bahkan sebelumnya sudah bertemu Menteri MenPAN RB dan DPR RI. Dari hasil pertemuan tersebut, sambung Nopiarman sudah ada sinyal dari KemenPAN RB dan DPR RI untuk merevisi UU ASN. Untuk itu, sambung Nopiarman, 3 Oktober 2016 nanti, seluruh perwakilan Honorer K2 seluruh Indonesia akan kembali menggelar pertemuan dengan KemenPAN RB dan DPR RI di gedung DPR RI agar revisi UU ASN segera dituntaskan.(SAR)