Manna, Bengkulu Selatan; BU (45) adalah salah seorang yang berperilaku diluar batas kemanusiaan, pasalnya BU yang diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan karena telah dilaporkan anak kandungnya sebut saja Mawar (16) warga Bengkulu Selatan melalui Kadesnya ke Polsek Manna.

BU diduga telah melakukan perbuatan amoral terhadap anak kandungnya dengan cara memperkosa dan pengancaman. Kejadian ini telah berlalu cukup lama sehingga korban pun tidak mengetahui lagi dengan pasti hari dan tanggalnya namun menurut korban yang pasti kejadian itu pada bulan Juli yang lalu.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Ordiva, S.IK melalui Kapolsek Manna IPDA Joni Manurung membenarkan atas adanya laporan tersebut yang disampaikan oleh Kades melalui telpon. Atas keterangan dirumah pak Kades sehingga ayah kandungnya pun ditangkap oleh Kapolsek Bersama anggotanya di kediamannya yang tidak jauh dari rumah Kepala Desa.

“Benar kita (Polsek) mendapat laporan Dari Kades melalui telpon, karena pada saat itu korban terlebih dahulu melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Pak Kades. Atas laporan korban, Pak Kades melaporkan hal ini kepada Kapolsek via telpon, sehingga Kami pun langsung menuju rumah pak Kades,”ujar Kapolsek.

Dilanjutkan Kapolsek, Dirumah Kades, korban pun menceritakan kejadian yang menimpa dirinya, sehingga Kapolsek dan anggotanya mengamankan pelaku dan barang bukti berupa baju tidur korban yang dipakai ketika terjadi pencabulan dan satu bungkus alat kontrasepsi berupa kondom.

“Kami telah mengamankan pelaku yang merupakan ayah kandung korban, berikut barang buktinya. Dan saat ini, Pelaku sudah dialihkan untuk pengamanannya ke Mapolres Bengkulu Selatan,”terang Kapolsek.

Data terhimpun, kejadian pertama kali pada bulan Juli tahun 2016 sekira pada pukul 01.00 wib (dini hari) saat itu korban sedang berlibur karena kenaikan kelas, Ayah korban memaksa korban untuk melakukan hubungan badan dengan cara mengancam akan membunuh korban bila tidak bersedia. Setelah peristiwa tersebut, korban sering diberi air minum oleh ayahnya, dan setelah diminum, korban merasa ngantuk dan tertidur. Ketika bangun dari tidur korban merasakan badannya agak pegal dan sakit serta merasakan disekitar pahanya lengket akibat cairan.

Merasa aman, pelaku berniat akan mengulangi lagi perbuatan bejadnya pada Kamis 27 Oktober 2016 dengan lokasi yang sama di rumah sendiri, sekirapada pukul 01.00 wib ayah korban memberikan bungkusan kepada korban setelah dibuka ternyata isinya berupa kondom. Spontan korban langsung melemparkan barang tersebut kepada ayahnya dan ayahnya pun langsung memasukan barang tersebut kedalam dompet. Melihat gelagata tidak baik dari sang ayah dan takut kejadian yang sama terulang kembali, korban pun memilih lari dari rumahnnya menuju rumah pak Kades.

Dan pada Sabtu 29 OKTOBER 2016 sekira pukul 21.00 wib, Pak Kades menghubungi Kapolsek dan melaporkan atas kejadian yang menimpa korban.

“Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan, untuk pemeriksaan korban dilakukan pendampingan oleh Unit PPA Polres dan penanganan kasus ini tetap oleh Polsek Manna,”ujar KBO Reskrim Polres Bengkulu Selatan R.Ginting.(SAR)

incoming search terms:

  • ngentot anak sma
  • anak sma ngentot
  • ayah ngentot anak
  • perkosa di luar batas
  • ngentot anak kandung