Bengkulu Selatan, Bengkulu; Keberadaan dana desa yang secara langsung dikelola oleh pemerintah ternyata mulai banyak timbulkan polemix salahsatunya yang terjadi di desa Beriang Kecamatan Pino Raya. Lantaran sudah dilaporkan warga stempat kepada bupati BS, H, Dirwan Mahmud, SH bahwa kades sudah gunakan uang ADD pembelian Organ dan mobil. Bupati BS, H. Dirwan Mahmud, SH ketika dihubungi mengaku jika sudah menerima laporan bahwa ada salahsatu kades yaitu kades beriang yang saat ini di jabat Syahfirin gunakan uang ADD beli organ dan beli mobil. Laporan ini disampaikan warga setempat. Dan menyikapi akan hal itu, kita memerintakan inpestorat untuk turun menyelusuri akan hal itu. Dan jika kades menyalahi aturan tidak segannya di tindak tegas, jika itu memungkinkan akan disangsi tegas yaitu pemecatan.

Dijelaskan Dirwan, ADD pada perinsipnya untuk menunjang percepatan pembangunan. Dan kita akui jika penggunaan dana ADD diluar persedur jelas akan berurusan dengan hukum. Dengan hal itu, diharapkan para kades untuk tidak salah mengunakan dana yang dikucurkan pemerintah, sebab dana desa jelas untuk peningakatan pembangunan pedesaan termasuk menujang percepatan pembangunan daerah. Selain itu, diharapkan para kades jangan memudahkan melakukan pemecatan terhadap perangkat desa, sebab ini bisa membuat akan kegaduhan. Dan mari wujutkan pemerintahan yang baik sehingga pemerintah desa berjalan seperti harapan,’terangnya. “

Kita harapkan para kades jika ada perangkat bermasalah jangan muda melakukan pemecatan, jika ada persoalan mari diambil jalan keluarnya begitupun dengan penggunaan dana des mari mengacu dengan pedoman aturan,’’kata Dirwan.

Sementara itu, kades beriang, Syapirin ketika dihubungi via HP terkait soal pembelian organ dan mobil. Sayangnya tidak bisa dihubungi (SAR)