Bengkulu Selatan, Bengkulu-Ditengah melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok, petani sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mengalami cobaan. Menjelang lebaran, harga sawit di BS mengalami penurunan. Bila sebelumnya harga Tandan Buah Segar (TBS) perkilogramnya dihargai oleh pabrik CPO Rp 1.600, turun menjadi Rp 1.480.

“Memang ada penurunan harga TBS di pabrik, dari Rp 1.600 menjadi Rp 1.480. Meskipun turun tapi harganya masih relatif tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 800- Rp 900,” ujar Humas PT. BSL, Idius Safari, SH, di Desa Air Sulau, Kedurang Ilir.

Angga petani sawit mengeluhkan turunnya harga sawit, Berharap  agar harga dapat stabil seperti semula, tuturnya

Turunnya harga TBS, kata Idius diperkirakan bakal terjadi hingga lebaran. Hanya saja penurunan harga TBS diperkirakan tidak akan di bawah Rp 1000. Menurut Idius, harga TBS mendekati lebaran nanti paling rendah Rp 1.400/kg. PT. BSL sendiri akan tetap beroperasi  sampai 4 Juli mendatang.

“Pabrik akan beroperasi kembali pada 10 Juli 2016. Bagi petani yang ingin menjual sawit ditunggu sebelum tanggal 5 Juli. Mulai tanggal 5-9 Juli pabrik libur lebaran,” ujar Idius.(red)