Bengkulu Selatan, Bengkulu; Kemeriahan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke 71 tahun 2016 tidak begitu dirasakan oleh beberapa orang nelayan pantai Pasar Bawah dikarenakan mereka harus menanggung kerugian puluhan juta rupiah akibat perahu mereka mengalami kecelakaan ketika hendak memasuki muara panatai pasar bawah pagi tadi (17/8).

Suharman (50) warga Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna selaku tekong pada kapal pencari ikan milik Ujang warga gang adam di kelurahan yang sama harus berjibaku menlawan maut ketika kapal yang di kendalikannya mengalami “karam” ketika hendak memasuki muara pantai pasar bawah. Suharman yang memiliki anak buah kapal (ABK) sebanyak 2 orang, Yulian Sapuri alias Kebek (40) warga Desa Ketaping Kecamatan Manna dan Saburi alias Buyung warga gang Benteng Kelurahan Belakang Gedung Kecamatan Pasar Manna(45).

Saat dijumpai di tempat kejadian, Suharman dan 2 orang temannya sebagai ABK sudah pulang kerumah masing-masing, namun ada anak Suharman yang bernama ARI (34) yang memberikan keterang kepada sejumlah awak media yang datang ke lokasi.

Ari mengatakan, bahwa ayahnya bersama 2 orang ABK pergi melaut pada sore kemarin (16/8) sekira pada pukul 16.00 wib. Dan kapal yang yang ditunggangi 3 orang ini kembali lagi ke Pasar Bawah pada pukul 06.00 wib pagi tadi (17/8). Namun naas ketika hendak memasuki muara panatai pasar bawah kapal tempel mereka diterpa ombak yang ketinggiannya mencapai 3 meter hingga kapal tersebut karam.

Akibatnya seluruh hasil tangkapan berupa ikan tenggiri sebanyak 1 box ukuran 35 kg dan ikan lainnya hilang serta perahu mengalami patah dan pecah pada haluan kapal. Mesin kapal mengalami pecah pada tutup kap serta sebagian peralatan untuk menangkap ikan berupa jaring hanyut dan hilang,”terang Ari.

Menurut Ari, Ayahnya sempat terjebak di bawah perahu dan mengalami kejang-kejang. Beruntuk banayak nelayan yanag menolong sehingga nyawa ayahnya dapat diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, ketiganya saat ini sudah pulang kerumah masing-masing. Namun kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah,”Demikian Ari.

Serma Taufiq anggota Pos Angkatan Laut yang ada di lokasi kejadian membenarkan adanya kapal nelayan yang mengalami kecelakaan ketika hendak masuk muara pantai pasar bawah.

Menurut Taufiq pada minggu-minggu ini BMKG mencatat bahwa cuaca di laut selatan sangat kurang bagus ketunggian ombak mencapai 3 meter. Namun ini tidak menyurutkan niat para nelayan pasar bawah untuk melaut karena keadaan alam yang seperti itu sudah biasa di alami mereka. Namun kami tetap menghimbau kepada seluruh nelayan agar tetap waspada dan hati-hati agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,”tutur Taufiq.(SAR)