Manna, Bengkulu Sekatan; Penggrebekan yang lakukan warga terhadap Kepala Desa Selali Kecamatan Pino Raya Az alias Iw di kamar nomor 3 salah satu hotel di Bengkulu Selatan bersama seorang perempuan Lz warga kota Bengkulu pada minggu (21/8) sekira pukul 15.30/wib, kini memasuki tahap pemeriksaan saksi oleh Inspektur Bagian Pemeriksaan (irban) Inspektorat Daerah Bengkulu Selatan Hambali.
“Kedatangan warga ke Kantor Inspektorat dalam rangka pemeriksaan dan sekaligus menyerakan beberapa alat bukti berupa rekaman suara dan video,”terang Heri Gunawan (40) salah seorang saksi yang melakukan penggrebekan.
Dikatakannya, rekaman suara dan video merupakan salah satu alat bukti yang kuat untuk Inspektorat dalam menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksan (LHP) kepada Bupati Bengkulu Selatan.
“Saya menyampaikan apa yang saya lihat dan saya dengar pasca pengerebekan dan saya juga menyerakan bukti rekaman,”ujar Heri.
Lanjutnya, perlu dketahui, Minggu (21/8) sekitar 15.20 WIB Kades membuat janji ingin bertemu dengan Lz, setelah bertemu mereka pergi pakai mobil BD 1846 BA menuju salah satu hotel di wilayah Bengkulu Selatan. Setelah itu mereka chekin dan masuk kamar hotel nomor 3. Mendapat informasi bahwa Kades sedang berdua di kamar hotel, Heri langsung menuju lokasi dan menanyakan mobil yang parkir tersebut pemiliknya sedang berada dikamar no berapa kepada resepsionis. Jawab pelayan hotel no 3. Dalam waktu yang hampir bersamaan datang 2 orang yang tidak dikenal oleh Heri dan menanyakan hal yang sama kepada petugas hotel. Lalu Heri dan dua orang tak dikenal mengedor pintu setelah terbuka pakaian yang digunakan Kades sudah tak tersusun dengan rapi begitu juga perempuan teman sekamar kades yang sudah acak-acakan dan langsung berlari meninggalkan kamar hotel. Heri bersama orang yang belum ia kenal melakukan penggeledahan di dalam kamar hotel, alhasil mereka menemukan pakaian dalam laki-laki yang diduga milik sang kades.
Saat melakukan interogasi kepada sang kades Heri melakukan perekaman suara dan video ketika kades memberikan keterangan dikamar hotel. Sedangkan perempuan pasca digerebek berlari keluar kamar hotel. Namun saat perempuan ditanya bahwa ia sudah sama-sama
tanpa busana. Dan Kades baru meraba-raba belum melakukan hubungan intim.
“Informasinya bahwa perempuan pasangan Kades sudah hamil 2 bulan,”jelas Heri.
Masih menurut Heri, setelah kejadian tersebut ia pergi. Setelah itu Kades menghubunginya lewat handphone untuk ketemu di lapangan Sekundang. lalu Kades minta agar kejadian ini tidak untuk di perpanjang dengan memberikan uang. Dan Heri tidak mau menerima uang tersebut.
“Uang tersebut silakan berikan dengan Ww alias At teman Lz warga Kota Bengkulu. Kades pun menyerakan uang pada Ww yang sebelumnya sudah di hubungi via handohone. Dan awalnya Ww tidak mau menerima, setelah diberikan penjelasan, dan akhirnya ia pegang uang tersebut. Dan Kades juga mengatakan sebenarnya saya bukan mau berhubungan dengan Lz melainkan maunya dengan Wwj teman Lz,” ungkap Heri.
Pada hari yang sama dengan waktu yang berbeda Heri menerima telpon dari orang tak dikenal yang mengatakan bahwa Heri telah menerima uang dari Kades.
Merasa dirinya difitnah, Heri melakukan pertemuan dengan orang tak dikenal di salah satu rumah makan di depan tebat rukis Kelurahan Tanjung Mulya Kecamatan Pasar Manna.
Setelah bertemu ternyata orang tak dikenal tersebut adalah 2 orang yang ikut sama-sama melakukan penggerebekan. Karena tidak mau difitnaha, lalu Heri menghubungi Ww untuk datang kelokasi tersebut. Lalu Ww datang bersama Lz dan memberikan penjelasan serta mengeluarkan uang yang diberikan kades kepadanya lalu diletakkan diatas meja, dan salah satu dari orang tak dikenal Heri mengambil uang tersebut. Dan diketahui uang tersebut sebanyak Rp 9 juta.
“Uang yang diletakkan Ww diatas meja lalu diambil oleh salah seorang dari orang tak dikenal tersebut,” terang Heri.
Setelah alat bukti cukup dan LHO nya sudah rampung san dusampaikan ke Bupati, kami berharap agar pada Bupati BS H Dirwan Mahmud, SH jangan tebang pilih. Karena bukti rekaman dan videonya sudah diserahkan silakan diberi ketagasan untuk sanksi yang akan si berikan kepada kades Selali,” tutup Heri. (SAR).