Hanya beberapa saat setelah tengah malam pada tanggal 24 Oktober 2012, serangkaian ledakan keras telah mengguncang di kawasan  pinggiran selatan ibukota Sudan, Khartoum. Dalam beberapa menit,api dan dan asap yang membungbung tinggi ke langit menerangi daerah itu, seperti Yarmouk Industrial Complex adalah salah satu bagian dari serangkaian ledakan itu.

Menurut Sentinel Satelit Project, sebuah organisasi non-pemerintah yang menganalisis citra Digital Globe. dan saksi mata mengatakan mereka mendengar pesawat temur di daerahitu, dan dari analisis citra satelit mengungkapkan enam lubang besar “masing-masing sekitar 16 meter [52 kaki] yang cukup lebar lebar sebagai akibat dari serangan amunisi dari udara,” menurut Sentinel Satelit Project, sebuah organisasi non-pemerintah yang menganalisis citra DigitalGlobe.

Para pejabat Sudan menyalahkan Israel atas serangan udara, yang menghancurkan sebagian besar kompleks, termasuk sebuah pabrik amunisi dan sekitar 40 kontainer pengiriman.

Amerika Serikat, para pejabat Israel dan Mesir telah lama menduga bahwa Iran menggunakan Sudan untuk menyelundupkan senjata dan peralatan untuk Hamas, menggunakan jalan memutar melalui udara ke Khartoum atau dengan kapal ke Port Sudan. Kemudian pengiriman senjata memulai perjalanan panjang melalui Timur Sudan, di seberang perbatasan Mesir dan sampai melalui Semenanjung Sinai ke Gaza.

LEAVE A REPLY