Artha Radio Bengkulu – Jembatan Tedunan Alas Maras Di Kabupaten Seluma terancam ambrol. Saat ini salah satu kaki jembatan sepanjang sekitar 100 meter itu tinggal tiga meter dari dari arus Sungai Alas yang deras. Di sisi jembatan terdapat tiang listrik yang telah masuk kedalam  sungai dan puluhan batang tanaman sawit warga yang sudah tergerus arus sungai Alas yang deras.

Kepala Desa Tedunan, Rosmen mengatakan sudah seminggu lebih tiang listrik itu masuk ke sungai Alas namun hingga saat ini belum ada perbaikan dari PLN. Ia menambahkan  kondisi jembatan Alas Maras itu jika tidak segera di pasang bronjong akan ambruk kesungai jika terus diguyur hujan deras. “harusnya pemerintah daerah sudah sigap dengan memasang bronjong di sisi kiri dan kanan jembatan setidaknya setiap sisi jembatan 100 meter agar tidak tergerus oleh arus air”. Ujarnya.

Salah seorang warga yang sering melewati jembatan alas Maras, Tukiman mengatakan Saat melewati jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bengkulu Selatan dengan Seluma itu sudah terasa bergetar di duga getaran itu akibat kaki jembatan yang tidak kokoh dan akibat panjangnya jembatan namun kecemasan terasa apalagi melihat tiang listrik yang sudah jatuh kesungai. “kalau sudah melihat tiang listrik dan berdiri di jembatan maka sudah merasa berbahaya apalagi kalau sedang hujan lebat” ujarnya. Namun jika jembatan itu ambruk maka masih ada jalan alternatif yang menghubungkan Seluma dengan Bengkulu Selatan yaitu jembatan yang melalui desa Pajar Bulan akibatnya akan memakan waktu yang lebih lama karena jalan yang memanjang. Tukiman berharap pemerintah Daerah segera mengambil inisiatif untuk mengamankan   jembatan Alas Maras.

Sebelumnya PLT Bupati Seluma Bundra Jaya mengatakan untuk perbaikan jembatan yang rusak akibat banjir  akan dialokasikan tahun depan. Terutama jembatan yang menghubungkan antar desa yang rusak akibat di terjang banjir badang. (Tun).

LEAVE A REPLY