Manna, Bengkulu Selatan; Pasca ambruknya jembatan gantung di Desa Sukananti Kecamatan Pino beberapa waktu yang lalu akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan tumbangnya pohon kemang didekat jembatan tersebut dan menimpa jembatan sehingga satu-satunya jembatan sentra produksi bagi warga terputus.

Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH usai mengikuti rapat paripurna penetapan PERDA DPRD BS (17/10) melakukan kunjungan ke lokasi jembatan yang ambruk. Namun sebelum berangkat Bupati memberikan keterangan pers terkait persoalan jembatan yang ambruk dan akan merencanakan pembangunannya pada 2017 mendatang.

jg-putus-2“Saya akan meninjau lokasi jembatan ambruk di Desa Sukananti Kecamatan Pino. Setelah itu nanti meminta PU segera untuk melakukan penganggarannya untuk diusulkan pada APBD 2017 nanti,”ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan kalau sebelumnya telah terjadi insiden ambruknya jembatan di Lubuk Langkap, kini jembatan gantung Desa Suka Nanti Kecamatan Pino. Dan dketahui, jembatan tersebut satu-satunya sarana sentra produksi bagi masyrakat Desa Sukananti dan sekitarnya.

Namun hal berbeda juga disampaikan Camat Pino Maghdalena ketika meninjau langsung jembatan ambruk pada sabtu (15/10) yang lalu. Bahwa jembatan gantung tersebut sudah direncanakan untuk dibangun pad tahun 2017 mendatang melalui Dana Desa (DD) dan ini sudah masuk dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) Desa pada tahun 2017.

“Rencana pembangunan jembatan gantung sudah dianggarkan pada DD tahun 2017. Ambruknya jembatan tersebut akibat hujan deras dan angin kencang yang menumbangkan pohon kemang sehingga menimpa jembatan, namun yang paling penting jarena sudah lapuk dan lanjut usian,”ujar Camat yang didampingi Danramil Pino Kapt.Simatupang, Kapolsek Pino AKP.Munawan berserta unsur tripika lainnya.(SAR)