Bengkulu Selatan, Bengkulu– Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan kembali melakukan koordinasi Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) Filariasis di tingkat Kabupaten ditahun ke lima.

Bertempat di Aula Yayasan Ar-Raudah Manna Bengkulu Selatan di buka oleh Saharudin, Mkes Kabid P2PL Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan
Dalam sambutannnya Saharudin menyampaikan agar para peserta ini nanti dapat menyampaikan kepada masyarakat agar mengkonsumsi obat pencegahan filariasis atau kaki gajah yang diberikan petugas atau dapat mengambil di puskesmas terdekat.
Kurangnya pemahaman penyakit kaki gajah (filariasis) ini membuat masyarakat enggan untuk mengkonsunsi obat yang diberikan petugas, padahal apabila sudah terjangkit penyakit ini tidak dapat disembuhkan atau cacat permanen. Ucap Saharudin

Yang menjadi pemateri dalam kegiatan yang di gelar Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan ini yaitu Eva Hendriani Kabid P2PL Dinkes Propinsi Bengkulu, Eva menyampaikan kepala seluruh peserta untuk berperan aktif dalam meningkatkan pencegahan indikasi penularan kaki gajah, yang disebarkan oleh segala jenis nyamuk.
Lebih jauh eva menjelaskan saat ini kita belum akan merasakan yang namanya indikasi kaki gajah yang disebarkan oleh nyamuk karena efek dari penyakit ini akan timbul setelah lima sampai tujun tahun kedepan apabila kita tidak mengkonsumsi obat pencegahan kaki gajah (filariasis).

Betapa pentinngnya obat ini untuk kehidupan kita dan anak cucu yang akan menjadi estafet penerus, ucap Eva. (dc)