Bengkulu Selatan, Bengkulu; Pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Manna Bengkulu Selatan (BS), Beni Hasan mengatakan saat ini PDAM Manna sudah mendapatkan bantuan mesin pompa air dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PU dan Pera. Mesin pompa yang diterima sebanyak 6 unit. Hanya saja, karena daya yang dimiliki PDAM Manna masih rendah, maka ke-6 unit mesin pompa ini belum bisa difungsikan.

“Bantuan mesin sudah kami terima beberapa waktu lalu, namun karena daya yang ada masih rendah, maka ke-6 mesin belum bisa beroperasi,” katanya.

Menurut Beni, daya yang ada saat ini hanya 105 Kilo Volt Amper (KVA). Dana ini hanya bisa digunakan untuk operasikan mesin yang ada saat ini. Sedangkan daya yang dibutuhkan untuk menghidupkan ke-6 mesin tersebut sebesar 350 KVA. Sehingga masih kekurangan dana sebesar 245 KVA lagi.

“kami butuh tambahan daya sebesar 245 KVA lagi agar ke-6 mesin bantuan itu bisa dioperasikan,” ujarnya.

Ditambahkan Beni, untuk menambah daya tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PLN, sehingga dibutuhkan dana sebesar Rp 700 juta dengan rincian Rp 300 juta untuk pembuatan gardu induk di dekat PDAM dan administrasi lainnya sedangkan Rp 400 juta untuk biaya menaikan daya 245 KVA lagi. Mengingat PDAM Manna tidak punya dana, dirinya berharap agar DPRD BS dapat mengalokasikan dana tersebut pada APBDP 2016. Sehingga ditahun 2016 ini, ke-6 mesin sudah bisa beroperasi. Dengan begitu, ke depan semua pelanggan PDAM dapat dilayani dengan baik.

“Harapan kami DPRD BS dapat menganggarkan kebutuhan dana untuk tambah daya tersebut, sebab dengan beroperasinya ke-6 unit mesin pompa, saya yakin kebutuhan air bagi pelanggan terpenuhi dan keluhan akan pelayanan PDAM kurang maksimal tidak akan terdengar lagi,” demikian Beni.(SAR)