Bengkulu Selatan, Bengkulu; Pemerintah saat ini tengah menyusun sejumlah langkah mewujudkan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Kebijakan ini dirancang untuk membangun ekonomi daerah di tingkat desa dengan mengoptimalkan semua kebijakan-kebijakan ekonomi kerakyatan yang selama ini dianggap jalan sendiri-sendiri. Kembangkan ekonomi kerakyatan sebagimana dibahas dalam rapat pertemuan dengan para kades di kantor BPBD kemarin bersama kepala BPMD Sahidin Maim, MM dan wabup BS, Gusnan Mulyadi, SE, MM.
Wabup BS, Gusnan Mulyadi mengungkapkan pihaknya saat ini tengah membuat konsep kebijakan-kebijakan ekonomi kerakyatan dalam satu paket sehingga saling mendukung. Selama ini, menurutnya, banyak kebijakan ekonomi kerakyatan dilakukan tanpa koordinasi. Dan pada ujung-ujungnya untuk tujuan masing-masing. Ekonomi kerakyatan penting untuk dikembangkan guna mencapai pertumbuhan perekonomian. Dan jika ini dilakukan nantinya akan terlibat dari peran serta Keridit Usaha Rakyat (KUR).
Kebijakan dalam membangun ekonomi kerakyatan dengan dibimbing oleh pemerintah dengan sasaran membangun ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat pedesaan berkeyakinan akan mengurangi angka kemiskinan dan tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi,’’tuturnya.
Gusnan mencontohkan, saat ini ada desa yang warganya secara tidak langsung mengintegrasikan pembangunan desa lewat ekonomi kerakyatan. Dengan komoditas membangun peningkatan usaha kecil seperti pembuatan kerupuk.
Pengembangan usaha ini jika dibantu dengan KUR dan difasiltasi dengan pembiayaan yang dianggarakan oleh pemerintah melalui dana APBD atau melalui dana desa sangat positif. Kita mengaharapkan dalam pertemuan membangun ekonomi kerakyatan dapat terelisasi,’’tutup Gusnan.(SAR)