Manna, Bengkulu Selatan; Sosialisasi Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat dibawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hari ini (03/11) digelar di Bengkulu Selatan melalui Dinas Kesahatan.

dinkes

Acara yang bertempat di aula rapat Hotel Duta Beach berlangsung cukup meriah ketika dilaksanakn senam kesehatan yang dilaksanakan secara bersama-sama dipimpin nara sumber Muhani, SKM, M.Kes dari Dirjen Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Sosialisasi Germas Hidup Sehat dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, S.Sos, MM dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Hj.Elva Hartati Murman, Ketua DPRD BS Yevri Sudianto, Ketua Komisi III DPRD BS Isurman, SH, Seluruh Kepala SKPD, FKPD, Drs.Heru Sunaryo, Apt Dirjen Pelayanan Farmasi Kemenkes RI, Muhani, SKM, M.Kes Dirjen promosi Kesehatan dan pemberdayaan masyarakat Kemenkes RI, Kepala Dinkes M.Arif Redwan, M.Kes, Para Camat, Kades, tokoh Agama, tokoh Masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.

dinkes-3

Usai dibuka oleh Wakil Bupati BS, dilanjutkan dengan penerimaan bantuan dari Kemenkes RI yang disampaikan melalui Komisi IX DPR RI Hj.Elva Hartati Murman berupa alat pemeriksaan penyakit tidak menular. Setelah itu ada penandatangan kesepahaman tenatang kegiatan sosialisasi Germas hidup Sehat.

Dalam dialog tanya jawab yang digelar hampir pada penghujung acara, mayoritas menanyakan tenatang tata cara penyampaian promkes Germas Hidup Sehat. Hal ini dijawab langsung oleh Drs.Heru Sunaryo, Apt.

dinkes-2

“Untuk melaksanakan sosialisasi ketingkat bawah ataupun Desa, boleh menggunakan Dana Desa (DD) atau dari dana Bea Cukai yang disampaikan dari Kemenkes ke Daerah melalui Dinkes,”terang Sunaryo yang juga diamini Muhani.

Muhani juga menambahkan, untuk penggunaan Dana Desa bila melakukan sosialisasi kesehatan itu sudah sesuai dengan aturan yang ada.

“Para Kades jangan takut untuk gunakan DD dalam hal promosi kesehatan karena memang sudah diatur dalam UU,”terang Muhgani.(SAR)