Manna, Bengkulu Selatan; Rencana Pemerintah untuk mewujudkan Tebat Gelumpai sebagai area wisata mulai terbuka. Hal ini dibuktikan adanya Rapat bersama yang digelar Bupati Bengkulu Selatan bersama seluruh OPD terkait di Lingkungan Pemkab Bengkulu Selatan hari ini (22/01) yang bertempat di ruang rapat Skretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Tebat Gelumpai yang berada pada perbatasan Desa batu lambang dan Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Pasar Manna, memiliki luas lahan mencapai 9,71 hektar ini akan segera disertifikasi guna untuk pendataan aset daerah dan sekaligus salah satu syarat bagi Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) untuk membangun obyek wisata di Tebat Gelumpai.

Rapat Pembangunan dan sertifikasi Tebat Gelumpai dipimpin langsung oleh Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud yang didampingi Plt.Sekretaris daerah H.Nurmansyah Samid serta dihadiri oleh sejumlah undangan lainnya.

“Saya harapkan, kiranya Camat, Kepala Desa dan lurah dapat mensosilisasikan ini kepada masyarakat di sekitar wilayah Tebat Gelumpai. Terutama bagi warga yang telah mendirikan bangunan dan mempunyai sertifikat, akan diberikan kompensasi,”ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, belum dibahas untuk nominal kompensasi yang akan diberikan, hanya saja data dari Pemda Bengkulu Selatan ada beberapa warga yang telah memiliki sertifikat lahan dan bangunan di sekitar Tebat Gelumpai tersebut.(SAR)