Manna,Bengkulu Selatan; Terkait dengan adanya iuran wajib yang dilakukan oleh Komite Sekolah SD Negeri 1 Bengkulu Selatan sebesar Rp.25.000,- perwali murid untuk setiap bulannya dipandang wajar oleh sebagian wali murid, karena peruntukannya jelas untuk menunjang kegiatan belajar anak disekolah.

“Bagi saya uang Rp.25.000,- itu masih terlalu kecil bila untuk pendidikan anak, soalnya di SD Negeri 1 Bengkulu Selatan yang sudah bertaraf internasional itu banyak pelajaran tambahan yang untuk pembayaran honornya dibebankan kepada komite sekolah. Jadi sudah barang tentu komite melalui rapat bersama wali murid menyepakati untuk adanya iuran tersebut, dan tidak ada complain dari wali murid ketika rapat berlangsung,”ujar salah seorang wali murid SD Negeri 1 Bengkulu Selatan yang namanya tidak mau ditulis.

Menyikapi hal ini,Mantan Ketua Komite SD Negeri 1 Bengkulu Selatan Susga Anwar yang ketika itu memimpin rapat mengatakan, untuk pembayaran honor guru Bahasa Inggris, guru mengaji, satpam,cleaning service dan pembersih WC setiap bulannya yang memang tidak dianggarkan melalui BOSDa.

“Ketika itu saya yang memimpin rapat komite karena masih menjabat sebagai ketua, dan pada saat rapat itu telah disepakati bersama oleh para walimurid untuk dilakukan iuran wajib setiap bulannya sebesar Rp.25.000,-Khusus untuk anak yatim piatu dan fakir miskin tidak dipungut iuran. Usai memimpin rapat tersebut saya langsung meletak jabatan sebagai ketuakomite SD Negeri 1 Bengkulu Selatan karena Saya terpilih juga menjabat sebagai Ketua Komite SMA Negeri 1 Bengkulu Selatan,rangkap jabatan sebagai ketua komite jelas tidak boleh,”terang Susga Anwar ketika dikonfirmasi di tempat kediamannya.

Dijelaskannya, saat ini yang menjalan tugas sementara sebagai ketua komite SD Negeri 1 Bengkulu Selatan adalah Yunizar Hasan. Untuk diketahui iuran ini disepakati karena adanya tambahan jam belajar anak dan dengan sendirinya jam mengajar bagi guru.

“Untuk menjabat ketua sementara saat ini pak Yunizar, memang belum ada rapat kembali untuk pemilihan ketua Komite ,namun demikian, untuk mengelolah keuangan setiap bulannya sudah dikuasakan kepihak sekolah untuk mengaturnya dengan catatan setiapakhir tahun pelajaran komite harus mendapatkan laporan terhadap penggunaan dana tersebut,”jelas Susga Anwar.(SAR)