Manna, Bengkulu Selatan; Paket pekerjaan jalan hotmix yang menelan dana hingga Rp.70 Milyar dari dana alokasi khusus (DAK) di Dinas PU Bengkulu Selatan dikhawatirkan akan putus kontrak, karena hingga saat ini pengerjaannya baru mencapai 15 % sementara tahun anggaran 2016 akan segera berakhir. Hal ini diungkapkan oleh ketua DPRD Bengkulu Selatan Yevri Sudianto.

“Dari Hasil pantauan kami di lapangan, persentase pelaksanaan pekerjaan paket hotmix dari DAK tersebut baru berkisar 10-15 persen,Sementara itu waktu pekerjaan tinggal beberapa minggu lagi,karena seluruh pekerjaan tahun ini akan segera berakhir,” ujar Yevri saat ditemui Usai paripurna di DPRD Bengkulu Selatan (12/11/16).

jl-2

Menyikapi pernyataan Ketua DPRD tersebut, salah seorang kontraktor Johari, SE, mengatakan, bahwa apa yang disampaikan ketua itu kurang pas, karena pengerjaan jalan hotmix yang saat ini sedang berjalan itu sudah lebih dari 15%. Ini dibuktikan dengan adanya pengerjaan jalan workshop menuju Desa Padang Serasan yang saat ini sudah 100 %, Jalan Duayu yang saat ini tinggal pengaspalan, begitu juga dengan jalan Kemas Jamaludin juga tinggal pengaspalan, jalan di Desa Tanjung kurung juga tinggal pengaspalan.

“Apa yang disampaikan oleh Ketua DPRD itu tidak masuk akal. Bila pengerjaannya baru 15 % berarti itu baru sebatas mobilisasi alat berat saja, sementara untuk saat ini hampir semua paket pekerjaan hotmix sudah memasuki tahap pengerasan dengan kata lain sudah ada bis A nya,”tegas Johari.

jl-1

Ditambahkan Johari, semestinya pihak peerintah saat ini khusus untuk penerapan DAK tahun 2016 berterima kasih kepada pihak kontraktor, karena DAK inibelum dicairkan atau dengan katalain belum ada uang muka pekerjaan, pihak kontraktor sudah bekerja hingga 35-60 % dan bahkan untuk salah satu paket pekerjaan jalan hotmix sudah ada yang 100 %.

“Mestinya pemerintah berterima kasih kepada pihak kontraktor, tanpa adanya uang muka (DP) pekerjaan pun tetap dilaksanakan, bahkan sudah mencapai 35 % lebih, bahkan ada jalan yang sudah 100 %. Jadi harapan kami kontraktor, lihat saja hasilnya dan insya allah semua pekerjaan tepat waktu,”Tutup Johari.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Kasi pemeliharaan jalan dan jembatan dinas PU Bengkulu Selata Risman Yurza yang mengatakan bahwa insya allah semua paket pekerjaan jalan hotmix akan selesai tepat waktu.

“Insya allah, semuanya akan selesai tepat waktu atau batas kontrak kerja kontraktor. Dan kami akan selalu mengawasi pekerjaan mereka supaya bagus sesuai dengan apa yang tertera pada kontrak kerjanya,”ujar Yurza ketika dijumpai dilokasi proyek jalan duayu.(SAR)