MANNA, BENGKULU- Untuk mewujudkan keberadaan pabrik triplek di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), pemda berencana menghibahkan lahan milik daerah di lokasi bekas berdirinya pabrik Crude Palm Oil (CPO) mini. Lahan yang terletak di Desa Lubuk Ladung, Kecamatan Kedurang Ilir (KDI) menjadi pilihan investor untuk lokasi pabrik, dari 3 lokasi yang ditinjau, Sabtu (21/5).

“Tidak jadi di Kecamatan Ulu Manna, karena investornya lebih tertarik membangun pabrik diatas lahan bekas pabrik CPO mini di Desa Lubuk Ladung. Alasan mereka, akses dekat pinggir jalan besar dan dari pelabuhan Tanjung Priok juga tidak begitu jauh, sehingga ongkos angkut lebih murah,” ujar Bupati BS, Dirwan Mahmud.

Kebetulan,  pada lokasi yang diminta pihak investor tersebut terdapat tanah milik Pemda BS seluas 2 hektar. Agar keberadaan pabrik triplek segera terwujud, maka Pemda BS bakal menghibahkan lahan bekas pabrik CPO ini untuk dijadikan lokasi pabrik triplek. Rencana pembangunan pabrik triplek ini tidak akan memberatkan APBD, karena ada investor dan pihak swasta yang siap membantu pendanaan. Hanya saja, peluang berdirinya pabrik triplek ini juga harus dimanfaatkan daerah, misalnya dengan menanam saham, terang Dirwan

“Akan kita hibahkan untuk dibangun pabrik, tentunya bukan sekedar dihibahkan saja tapi tetap ada hitung-hitungnya untuk daerah. Prinsipnya saling menguntungkan, pemda juga bisa menanam saham di pabrik tersebut. Daerah dan masyarakat jangan sampai hanya menjadi penonton,”tutup Dirwan.(tim)