Bengkulu Selatan, Bengkulu; Malang nasib seorang warga desa Talang Indah Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan Ta’it Rentamah yang membonceng istrinya Sumiyah Wansa dengan mengendari sepeda motor Honda supra fit X BD 5978 EA bertabrakan dengan sebuah Dump Truck warna hijau jenis dutro B 9286 NYT di jalan lintas Slipi Desa Padang Serasan Kecamatan Pino Raya tepatnya didepan kebun sawit Syarif atau sekitar 30 meter dari rumah makan pesisir.

Motor Supra fit X BD 5978 EAData yang berhasil di himpun reporter radio artha di lokasi kejadian, bahwa Ta’it Rentamah meninggal secara mengenaskan dengan kondisi luka robek di bagian perut, patah tulang paha kaki sebelah kanan dan luka dibagian kepala belum bisa diketahui karena korban masih menggunakan helm namun bisa terlihat darah menetes dari mulut dan hidung korban, selanjutnya korban meninggal dibawa mobil PATWAL Polisi Lalu Lintas Polres Bengkulu Selatan ke RSUDHD.

korban beberapa saat setelah kejadian ditutupi dengan daun dan kardusSementara istri korban Sumiyah Wansa dilarikan ke rumah sakit umum hasanudin damrah (RSUDHD) untuk mendapatkan pertolongan medis dikarenakan korban mengalami putus pergelangan tangan kanan dan patah tulang paha sebelah kiri. Hingga berita ini kami turunkan sopir dump truck belum diketahui secara pasti keberadaanya.
Ujang (30) salah seorang warga kota Manna yang melintas pertama kali sesaat setelah kejadian mengataakan bahwa,” saya melihat sopir dump truck lari dengan dibonceng motor yang kebetulan saat itu lewat kearah Desa Kurawan namun tidak mengetahui secara pasti siapa sopir dump truck tersebut. Pada saat saya tiba di TKP diperkirakan pukul 11.08 wib”.

Korban meninggal saat akan dimasukan kedalam kantong jenazahDitambahkan Ujang ,” pada saat akan melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dirinya dari arah Maras menuju Kota Manna via slipi dan melihat jasad korban yang diketahui identitasnya bernama Ta’it Rentamah dan istrinya Sumiyah Wansa berdasarkan undangan pernikahan yang berhamburan dan pada undangan tersebut ada photo korban bersama istrinya. Korban dalam kondisi tertelentang di tengah badan jalan, dalam kondisi sudah meninggal. Kelang beberapa saat barulah banyak masyarakat yang lewat dan masyarakat di sekitar TKP berdatangan. Istri korban Sumiyah Wansa dilarikan ke Rumah Sakit Hasanudin Damrah (RSUDHD) dalam kondisi kritis,” ungkap Ujang.

Korban saat setelah dimasukan dalam kantong jenazahBali (45) Seorang warga Desa Padang Serasan mengatakan,” tidak mengetahui secara pasti kejadian tabrakan tersebut namun saya mendengar ada suara detuman yang sangat keras. Berusaha untuk mencari sumber suara dan ternyata ada tabrakan di Slipi dekat Warung Makan Pesisir, sepeda motor jenis honda supra fit X betabrakan dengan mobil Dump Truck warna hijau. Yang mengendarai motor satu orang meninggal dilokasi kejadian dan yang diboncengnya di bawa kerumah sakit. Saat saya tiba di TKP sopir mobil Dump Truck sudah tidak ada lagi,” ujar Bali.

Hingga saat berita ini ditulis belum ada pernyataan dari Satlantas Polres Bengkulu Selatan mengenai kronologis kejadian tersebut namun Lakalantas ini sudah ditangani oleh Satuan lalu Lintas Polres Bengkulu Selatan.

Dan sekira pada pukul 13.40 wib istri korban Sumiyah Wansa setelah mendapatkan perawatan secara intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD HD Bengkulu Selatan akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir. Hal ini disampaikan oleh Yevi (21) warga Desa Talang Indah Kecamatan Bunga Mas saat dihubungi crew radio rtha fm via telpon.(SAR)