Manna, Bengkulu Selatan; Hujan deras yang mengguyur Bengkulu Selatan tadi malam mengakibatkan terjadinya longsor di wilayah Desa Kayu Ajaran Kecamatan Ulu Manna, warga Desa pun segera melaporkan hal ini ke Polsek Pino.

Berdasarkan keterangan warga yang melaporkan, longsor tersebut terjadi sekira pada Pukul 06.00 Wib (14/11). Mendapatkan kabar tersebut personel Polsek Pino yang dipimpin AKP Munawan langsung mendatangi TKP dan mengabarkan kejadian tersebut ke Polres Bengkulu Selatan pada Senin (14/11) Sekira Pukul 07.00 wib.

longsor-1Setelah mendapatkan informasi adanya kejadian tersebut, Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Ordiva, SIK melalui Kabag Ops Kompol Nur Zaeni Toha bersama Kasat Sabhara AKP Subrozie Hawas langsung menurunkan personel untuk mengatasi bencana tersebut. Personel Sat Sabhara, Sat Lantas dan Polsek Pino diturun langsung ke lokasi tanah longsor serta memberikan tanda rambu-rambu peringatan dari dua arah yaitu dari arah Kota Manna dan dari Arah Tanjung Sakti, Sumatera Selatan.

Longsor yang menutupi badan jalan sepanjang 20 meter dengan ketebalan tanah diatas permukaan jalan mencapai 10 meter sehingga membuat arus lalu lintas Manna- Pagar Alam macet total hingga 5 jam. Aparat TNI dan POLRI serta alat berat BPBD dan warga setempat melakukan pembersihan sehingga sekira pada pukul 11.00 wib tadi siang jalan lintas Manna-Pagar Alam sudah dapat dilewati seperti semula.

longsor-2

Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, SE, MM usai acara evaluasi pelaksanaan pembangunan melaui DD dan ADD tahun anggaran 2016 di gedung pemuda Manna langsung melakukan peninjauan longsor yang terjadi di Kecamatan Ulu Manna.

“Saat ini longsor sudah teratasi, dan kendaraan sudah bisa untuk melawati jalan penghubung antara Manna- Pagar Alam di Desa kayu Ajaran tersebut. Namun yang harus menjadi kewaspadaan untuk para sopir kendaraan yang sering melintas di jalan tersebut karena ada 2 titik rawan longsor yaitu di Desa Kayu Ajaran dan Desa Air Tenam,”terang Wabup. (SAR)