Bengkulu Selatan, Bengkulu; Memasuki tahun ajaran baru 2016/2017, dihimbau kepada sekolah-sekolah untuk tidak lagi melaksanakan Masa Orientasi Siswa (MOS) ataupun perpeloncoan terhadap peserta didik baru.
Pemerintah hanya membolehkan untuk melaksanakan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi siswa baru. Dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan. Pengenalan lingkungan sekolah adalah kegiatan pertama masuk Sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur Sekolah.
Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru yang diberlakukan mulai tahun pelajaran 2016/2017 ini adalah berdasarkan pada Peraturan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.
Dalam Pasal 11 disebutkan bahwasannya dengan berlakunya Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 ini, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 55 Tahun 2014 tentang Masa Orientasi Siswa Baru di Sekolah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Sehingga dapat disimpulkan pada tahun pelajaran 2016/2017 seluruh satuan pendidikan yang mengadakan kegiatan pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru berpedoman pada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 ini.
Hal ini juga disampaikan oleh Plt.Kepala Dinas DIKPORA Bengkulu Selatan Drs.A.Zein Hous,”tidak ada lagi alasan bagi pihak sekolah untuk melaksanakan MOS karena aturannya sudah jelas di PERMENDIKBUD no 18 Tahun 2016, dan PERMENDIKBUD No.55 Tahun 2014 sudah dicabut dan tidak berlaku lagi”.
“Jangan coba-coba pihak sekolah untuk melanggar aturan tersebut, dan apabila terjadi pelanggaran akan ditindak tegas. Sesusai pada PERMENDIKBUD No.82 Tahun 2015 tentang Pencegahan Dan Penaggulangan Tindak Kekerasan Dilingkungan Sekolah,”ujar Zein Hous.(SAR)

incoming search terms:

  • apakah mos masih diperbolehkan