Manna, Bengkulu Selatan; Lagi-lagi dunia pendidikan di Bengkulu Selatan tercoreng akibat ulah 2 orang yang berstatus mahsisiwa dan sisiwi di kota Manna terjaring saat razia Unit Kecil Lengkap (UKL) operasi Polres Bengkulu Selatan. NA (20) warga Simpang Pino berstatus Mahasiswa dan WI (17) salah seorang siswi SMA yang juga merupakan warga Simpang Pino diamankan petugas dari hotel sinar sekundang Slipi Kota Manna.

Bukan hanya itu Petugas juga berhasil mengamankan AR (44) warga kelurhan Gunung Ayu dan YU (42) warga Tebat Monok yang diamankan dari hotel Man Toho di Desa Tanggo Raso Kecamatan Pnio Raya.

Kedua pasangan bukan muhrim ini di angkut petugas ke Mapores Bengkulu Selatan sekira pada pukul 00.30 wib pada Minggu (10/9).

Kapolres BS, AKBP. Ordiva, S.IK melalui Kabag Ops. AKP Nur Zaeni Toha, mengatakan razia Unit Kecil Lengkap (UKL) dalam rangka operasi kepolisian yang ditingkatkan, membenarkan adanya 2 pasang sejoli bukan muhrim yang diamankan petugas saat melakukan operasi UKL.

“Keempat orang itu kita bawa ke mako, dan panggil orangtua masing-masing khusus yang mahasiswa dan siswi. Sedangkan yang sudah berumur kita panggil Ketua RT. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan,” jelas Nurzaeni Toha.

Razia yang dipimpin Kepala UKL III, Kasat Narkoba Iptu. Ahmad Khairuman, SE dimulai pukul 22.00 WIB, Sabtu malam (8/10). Dari Mapolres BS, petugas razia langsung menuju kawasan perkantoran di Padang Panjang, memantau kondisi. Setelah memastikan keadaan aman, petugas menuju arah jembatan Sungai Air Pino di Desa Tanggo Raso dengan sasaran penginapan Man Toho. Hasilnya, petugas menemukan ada pasangan bukan muhrim sedang berduaan dalam kamar hotel.

Dari penginap Man Toho petugas razia kembali menuju wilayah perkotaan. Ditengah perjalanan, petugas mampir di Hotel Sinar Sekundang Slipi di Desa Pagar Dewa Kecamatan Kota Manna. Lagi-lagi petugas kembali mendapati sepasang anak muda berkurungan di kamar hotel.(SAR)