Manna, Bengkulu Selatan, Kepala Kesbang Pol Siswanto menuturkan ada 50 pelajar dari Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) ikuti pelatihan Bela Negara di lokasi Pantai Pasar Bawah Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Dari ke-50 pelajar diambil di masing-masing sekolah tingkat SLTA. Per sekolah diambil sebanyak lima orang. Kegiatan pelatihan Bela Negara dilaksanakan selama tiga hari. Pelati didatangkan dari kodim serta 7 orang kakak senior yang sebelumnya sudah ikuti pelatian Bela Negara di Curup.

“Pelatihan Bela Negara meneriakkan slogan-slogan untuk membakar semangat para peserta, yang menjawab slogannya dengan gemuruh. Kelas Pelatihan Bela Negara baru saja dimulai kemarin yang dibuka oleh Ahmad Yunizar selaku staf ahli Pemkab Bengkulu Selatan(BS),’’terangnya.

Lanjut Siswanto, pelatihan yang diberikan pada ke- 50 pelajar, ikuti Bela Negara yaitu pembelajaran tentang pengetahuan arti kata dan makna Bela Negara, cara berbaris yang benar dan pelajaran Outbun/uji nyali.

“Pelatian Bela Negara yang tujuannya yaitu harus lebih waspada terhadap potensi ancaman yang berkembang. Para peserta dituntut untuk menjadi contoh yang baik salah satunya jadi duta pemuda yang baik dalam mewujudkan pemuda yang berkarakter dalam hal ini mendukung pemuda kearah yang positif dan mengajak pemuda menghindarkan narkoba. Narkoba salah satu racun mematikan diamana pemudah akan terpuruk jikala menggunakan obat tersebut. Kegiatan pelatihan Bela Negara sudah berjalan dari tahun lalu. Dan kita mengapresasi kegiatan Bela Negara di dukung Bupati BS, H. Dirwan Mahud, SH. Sebagaimana kegiatan ini dianggarkan dari dana APBD dan bisa terjun langung melihat pelajar ikuti pelatihan Bela Negara. Kita berharap tahun depan perserta ikuti pelatihan Bela Negara bisa lebih banyak lagi dari tahun ini dengan dukungan dana dari pemerintah,’’kata Siswanto.

Sambung Siwanto, semangat Bela Negara dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk seperti melakukan kegiatan positif pembenahan terhadap remaja. Selain mendapat ceramah-ceramah, peserta juga mendapat pelatihan praktis. Yang pastinya pelajar ikuti pelatihan Bela Negara peserta harus ditanamkan prinsip yaitu satu untuk semua, semua untuk satu maksudnya ada satu anggota kelompok melakukan kesalahan, maka yang dihukum adalah semua anggota kelompoknya. Pelatihan ini sangat berdampak positif yaitu membantu pembentukan karakter pribadi, kuat, bertekad, jujur, dan selalu siap membela yang benar. Pelajar ikuti pelatihan Bela Negara nantinya bisa mewujudkan hasil positif kepada rekan di sekolah sehingga terbentuk karakter pemuda yang baik,’’pungkas Siswanto.(sar)