Bengkulu Selatan, Bengkulu; Selasa (13/7) malam sekira pukul 20.00 WIB bertempat di Sebiris Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk akibat benda tajam. Korban tersebut yaitu Ransih bin Saherman (18) warga Desa Padang Niur Kecamatan Kota Manna.
Saat terjadi perkelahian Deko (18) warga Desa Padang Niur Kecamatan Kota Manna. Yang tujuannya ingin melarai ikut kena imbas karena terkena pukulan oleh pelaku yakni M. Idam Cholid (22) warga desa Padang Serasan Kecamatan Pino Raya. Saat kejadian pelaku ditemani Pindo (16). Yang juga berasal dari Kecamatan Pino Raya.
Berdasarkan keterangan saksi yakni Bayu (22) warga Kota Manna menuturkan, kejadian sekira pukul 19.00 WIB bertempat di Sebiris Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dimana ada Deko, Ransih, Pindo, M. Idam Cholid lagi santai duduk di pemetungan jalan Sebiris sambil minum tuak dan mengobrol, tiba-tiba M. Idam Cholid marah-marah dengan Deko kemudian M. Idam Cholid memanggil Ransih dan langsung menampar Ransih oleh Ransih langsung membalas hingga menimbulkan perkelahian antar keduanya menyebabkan Ransih luka robek dibagian kening. Dengan adanya perkelahian tersebut, Deko pun melakukan upaya damai yaitu menolong/melerai perkelahian. Dan oleh M. Idam Cholid seketika menusuk Ransih dengan benda tajam hingga mengenai leher bawah sebela kanan. Setelah melakukan penusukan terhadap korban. Tindak tidak sampai di situ oleh M. Idam Cholid melakukan tindakan pembakaran sepeda motor RX King No Pol. BD 3195 LB milik Deko. Usai melakukan pembakaran pelaku bersama Pindo kabur dengan menggunakan sepeda motor Vega R milik Pindo BD 5725 BU. Pembakaran ini sekira pukul 20.00 WIB.

PelakuSebagai catatan pelaku merupakan resdivis kasus penganiayaan pasal 351 KUHP. Dan atas kejadian tersebut Sat Reskrim Mapolres Bengkulu Selatan tidak tinggal diam dimana melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dan upaya tindakan yang dilakukan terhadap korban yaitu merawat korban di RSUHD Kota Manna. Setelah dilakukan pengejaran, sekitar pukul 22.15 WIB akhirnya M. Idam Cholid dan Pindo akhirnya berhasil dibekuk Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan di Selipi sembunyi dekat hotel Sinar Sekundang, lantaran kendaraan yang di gunakan diketahui di sandarkan di hotel tersebut. Dan setelah diberikan peringatan oleh tim gabungan patroli Polres Bengkulu Selatan. Pelaku pun menyerahkan diri dari persembunyian dan akhirnya pelaku diamankan di mapolres Bengkulu Selatan.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Napitupulu Yogi Yusup, SH S.Ik melalui waka Polres BS, Kompol Erwin Arahap, SH mengatakan, penangkapan kedua pelaku bermula, saat tim gabungan patroli Polres Bengkulu Selatan melihat kendaraan roda dua dengan nomor polisi BD 5725 BU yang digunakan kedua pelaku melarikan diri usai kejadian penusukan. Kendaraan yang digunakan pelaku di parkir di depan Hotel Slipi Desa Padang Serasan Kecamatan Pino Raya. Dan penjaga hotel membenarkan jika kedua pelaku sedang bersembunyi di sekitaran pohon yang berada di dekat Hotel. Meski keberadaan keduannya sudah diketahui oleh aparat kepolisian, namun kedua pelaku sempat tidak mau keluar dari persembunyiannya. Dan akhirnya aparat pun mengeluarkan tembakan peringatan. Alhasil, keduanya menyerahkan diri dan digiring ke mapolres Bengkulu Selatan guna mempertanggungjawabkan perbuatan yang telah dilakukannya.
Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau terbuat dari tembaga kuningan yang diduga digunakan pelaku saat perkelahian, satu unit motor Vega R yang digunakan pelaku serta mengamankan kendaraan yang sudah dibakar pelaku,’’ujar Erwin.
“Terjadinya penusukan pembakaran kendaraan diduga pelaku dipengaruhi minuma tuak. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat Bengkulu Selatan tidak mengkonsomsi tuak, ini bisa terjadi yang tidak di kehendaki sepert terjadinya perkelahian,”ujar Erwin.
Sementara itu, M. Idam Cholid ketika dihubungi menuturkan terjadinya penusukan sebagaimana adanya dendam lama. Diakui jika penusukan terjadi disaat konsomsi tuak.(SAR)